Medina Zein Siap Bawa Kasus Dugaan Penggelapan Uang ke Praperadilan

Kompas.com - 10/08/2020, 20:14 WIB
Pengusaha dan influencer Medina Zein saat ditemui di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (3/1/2020). KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISIPengusaha dan influencer Medina Zein saat ditemui di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (3/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengusaha Medina Zein siap membawa kasus dugaan penggelapan dana sebesar Rp 1,9 miliar yang melibatkan artis peran Irwansyah ke praperadilan.

Saat ini, kasus tersebut dihentikan sementara oleh Polrestabes Bandung.

Baca juga: Medina Zein Masih Buka Pintu Damai dengan Irwansyah

"Kalau misalkan dihentikan, kita bakal tetap maju buat praperadilan sih," kata Medina Zein saat dihubungi Kompas.com, Senin (10/8/2020).

Sejauh ini, pihak Medina Zein sendiri belum menerima penerbitan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) dari Polerstabes Bandung.

Baca juga: Kasus Dugaan Penggelapan Uang yang Jerat Irwansyah Dihentikan Sementara, Ini Kata Medina Zein

"Enggak tahu, aku belum menerima surat resminya dari Polrestabes," kata Medina.

Lebih lanjut, Medina Zein masih membuka peluang untuk berdamai dengan Irwansyah.

Sayangnya, hingga kini kedua belah pihak belum bertemu lagi atau melangsungkan mediasi.

Baca juga: Kasus Dugaan Penggelapan Uang Irwansyah Vs Medina Zein Dihentikan Sementara

"Insya Allah kemungkinan, tapi belum ada obrolan, belum ketemu. Kalau misalkan memungkinkan dalam waktu dekat mungkin bisa jadi tapi kita tunggu aja nanti," tuturnya.

Diketahui, Medina Zein menjalin kerja sama dengan Irwansyah untuk membentuk PT Bandung Berkah Bersama dan menjalankan usaha Bandung Makuta.

Baca juga: Irwansyah Jawab Kemungkinan Berdamai dengan Medina Zein

Medina Zein lalu melaporkan Irwansyah ke Polrestabes Bandung pada Oktober 2019 setelah menemukan dugaan adanya aliran dana dari perusahaannya sebesar Rp 1,9 miliar yang masuk ke rekening pribadi Irwansyah, hingga perusahaan milik Irwansyah, Jannah Corps.

Selain Irwansyah, Medina Zein juga melaporkan Fitri Olid yang merupakan Direktur PT Bandung Berkah Bersama.


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X