Ingin Beli 2 Mobil Maung Pindad, Ashanty: Satu Buat Kami, Satunya Buat Seserahan

Kompas.com - 04/08/2020, 20:08 WIB
Keluarga Anang Hermansyah tengah mencoba kendaraan taktis militer buatan PT Pindad yang bernama Maung. YouTube The Hermansyah A6Keluarga Anang Hermansyah tengah mencoba kendaraan taktis militer buatan PT Pindad yang bernama Maung.

JAKARTA, KOMPAS.com - Keluarga Anang Hermansyah atau Keluarga A6 berniat membeli mobil kendaraan taktis atau rantis Maung produksi PT Pindad.

Tak tanggung-tanggung, Anang dan Ashanty ingin membeli dua unit rantis 4x4 tersebut.

Satu mobil rencananya akan digunakan untuk keperluan sehari-hari, sedangkan satu lainnya untuk menjadi seserahan pernikahan Aurel Hermansyah.

"Kami mau beli dua, satu buat kami, satu buat seserahan," kata Ashanty seperti dikutip Kompas.com dari video The Hermansyah A6, Selasa (4/8/2020). 

Baca juga: Keluarga Anang Hermansyah Jadi Warga Sipil Pertama Pemilik Mobil Maung Pindad?

Keinginan keluarga Anang Hermansyah memiliki mobil Maung sudah disanggupi oleh Pindad.

Nantinya, Keluarga A6 akan menjadi warga sipil pertama yang memiliki mobil tersebut jika benar membelinya.

"Iya, nanti Mas Anang dan Mbak Ashanty sipil pertama yang insya Allah akan memiliki Maung. Setelah 5 Oktober 2020," kata Rizka Putranto selaku Chief Strategy Officer PT Pindad.

Ashanty benar-benar sudah tak sabar untuk menjadi warga sipil pertama yang memiliki mobil Maung. 

Baca juga: Coba Mobil Komodo, Anang Hermansyah: Enteng Banget kayak Jeep Biasa

"Sudah deal tadi dua mobil. Kami jadi sipil pertama," ucapnya. 

Saat berkunjung ke markas Pindad, Keluarga A6 terlihat mencoba berbagai jenis kendaraan yang diproduksi di sana.

Selain mengendarai Maung, Keluarga A6 juga sempat menjajal kemampuan dari kendaraan lain seperti Komodo, Anoa, dan Badak.


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X