Tentang Mbak Kur, Typo, dan Jantung Berdebar

Kompas.com - 01/08/2020, 14:18 WIB
Kurnia Sari Aziza INSTAGRAM/KURNIA SARI AZIZAKurnia Sari Aziza

JAKARTA, KOMPAS.com - Tiada yang menyangka bahwa Jumat, 31 Juli 2020, menjadi hari kehilangan bagi redaksi Hype Kompas.com.

Tidak hanya Jumat kelabu bagi kami, tapi juga setiap orang yang mengenal editor kepala kami, Kurnia Sari Aziza yang biasa kami panggil Mbak Kur.

Oh iya, sepertinya Lee Min Ho juga akan merasa kehilangan salah satu penggemar yang jatuh cinta pada hidung mancungnya.

Sore itu, muncul notifikasi dari ponselku. Sebuah sematan dari akun @pryabiasa yang menampilkan foto kebersamaannya dengan rekan-rekan "sekompleks" meja kantor kami, termasuk Mbak Kur.

Kalimat "peluk duka" pada unggahan itu langsung membuat jantungku berdebar sekaligus menimbulkan tanda tanya besar pada benakku.

"Tuhan, apa yang terjadi pada Mbak Kur ?" pikirku.

Memang beberapa minggu sebelum hari itu kami sudah mendengar kabar bahwa Mbak Kur sedang berada di rumah sakit.

Namun, kenyataan yang aku dapati sungguh membuat pilu.

Mbak Kur telah pergi, kembali ke pelukan Tuhan dalam kedamaian.

Mbak Kur, izinkan reporter bandelmu ini menceritakan sepenggal ungkapan yang tidak akan bisa kau baca lagi.

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X