Meggy Wulandari Bongkar Kebiasaan Buruk Kiwil pada Dirinya dan Anak-anaknya

Kompas.com - 27/07/2020, 19:50 WIB
Meggy Wulandari diabadikan setelah mengisi sebuah acara di Mal Bassura, Jakarta Timur, Jumat (18/5/2018) sore. KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGMeggy Wulandari diabadikan setelah mengisi sebuah acara di Mal Bassura, Jakarta Timur, Jumat (18/5/2018) sore.

JAKARTA, KOMPAS.com - Istri kedua pelawak Kiwil, Meggy Wulandari membongkar kebiasaan suaminya yang selalu beringkar janji kepada anak-anaknya.

Pada suatu hari, Rifky meminta dibelikan kendaraan kepada Kiwil dan ia berjanji akan menepati janji ketika sinetronnya telah 100 episode. 

Setelah 100 episode, Meggy mengatakan Kiwil ingkar janji kepada Rifky dengan alasan ada kebutuhan lain yang lebih utama. 

"Begitu 100 episode, dibeliin motor? Enggak. Papanya punya kebutuhan yang lain, dengan keluarga yang lain. Enggak masalah, sampai anaknya kesal dengan Papanya, 'dia selalu kecewakan aku', 'doain Mamah aja ya'," ungkap Meggy di Pengadilan Agama Cibinong, Senin (27/7/2020). 

Baca juga: 10 Agustus 2020, Kiwil Ulang Tahun Sekaligus Hari Putusan Cerai dengan Meggy Wulandari

Meggy saat itu masih sabar dan menunggu janji Kiwil sampai sinetronya telah memasuki 150 episode tetapi Rifky tak kunjung dibelikan kendaraan. Hingga akhirnya, sinetron yang diperankan Kiwil itu berhenti berproduksi. 

"Sampai 150 (episode), akhirnya saya bilang 'mendingan bungkus aja deh sinetronnya, dari pada kamu syuting, janji melulu, enggak tepat janji, enggak berkah lho'. Sampai akhirnya sinetronnya bungkus, ya sudah, saya cuma bilang 'alhamdulillah, inalillahi wainailaihi rojiunn'," kata Meggy.

Tidak ingin mengambil pusing, Meggy membongkar tabungan yang dimiliki sedari gadis untuk membelikan Rifky sepeda motor.

Peristiwa lain, kata Meggy, sekitar Maret 2020, anak Meggy akan bertemu dengan Kiwil di rumah Neneknya. 

Baca juga: Di hadapan Majelis Hakim, Anak Kiwil Pilih Ikut Meggy Wulandari

Kata Meggy, lagi-lagi Kiwil mengingkari janjinya untuk datang tepat waktu, dari rencana semula pukul 13.00 WIB, tetap malah tiba pukul 01.00 WIB. 

"Waktu itu bulan Maret itu janjian, 'Papa kamu janji jam berapa?', 'janjinya jam satu Mah', 'datangnya jam berapa?' Jam 1 malam saudara-saudara," ungkap Meggy.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X