Anang Hermansyah Bantah Tak Maju Lagi Jadi Anggota Dewan karena RUU Permusikan

Kompas.com - 12/07/2020, 21:56 WIB
Anang Hermansyah saat bicara perihal RUU Permusikan dan alasannya tak lagi maju sebagai anggota dewan YouTube Helmy Yahya BicaraAnang Hermansyah saat bicara perihal RUU Permusikan dan alasannya tak lagi maju sebagai anggota dewan

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketika banyak selebriti tanah air berusaha masuk gedung parlemen, musisi Anang Hermansyah justru memilih tak lagi mencalonkan diri untuk kali kedua.

Sebagai anggota Komisi X DPR RI saat itu, Anang Hermansyah padahal sedang memperjuangkan Rancangan Undang Undang (RUU) Permusikan.

Sayangnya, banyak penolakan yang kemudian muncul dari kalangan musisi atas RUU Permusikan tersebut.

Namun, Anang menyangkal bahwa mundurnya dia dari parlemen adalah karena kontroversi RUU Permusikan yang sempat memanas.

Baca juga: Anang Hermansyah Akui Pernah Marah pada Pemerintah Sebelum Duduk di Parlemen

"Bukan, tidak ada (karena kontroversi RUU Permusikan)," kata Anang Hermansyah dikutip dari vlog Helmy Yahya Bicara, Minggu (12/7/2020).

"Kalau punya pemikiran itu, betapa malunya aku terhadap founding father yang memperjuangkan Republik ini. Hanya digitukan saja, aku down, enggak boleh," kata Anang melanjutkan.

Menurut Anang, kontroversi RUU Permusikan saat itu menunjukkan banyak orang pintar di industri musik.

Walaupun sekarang tak lagi duduk di bangku parlemen, Anang Hermansyah masih memperjuangkan RUU Permusikan.

Baca juga: Anang Hermansyah dan Ceritanya tentang Kehidupan, Lebih Baik Mati jika Menyusahkan

Hanya saja, Anang menyebutnya sebagai waktu untuk tenang dan berpikir dulu.

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X