Merasa Tak Adil, Ini Curahan Hati Yati Surachman soal Honor dan Perfilman Indonesia

Kompas.com - 12/07/2020, 07:39 WIB
Yati Surachman saat dijumpai di Gedung Trans, Mampang Prapatan, Jumat (12/6/2020). KOMPAS.com/Baharudin Al FarisiYati Surachman saat dijumpai di Gedung Trans, Mampang Prapatan, Jumat (12/6/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com- Artis senior Yati Surachman membicarakan soal artis senior Indonesia yang menurutnya kurang dihargai oleh rumah produksi.

Bergelut di industri film Indonesia sejak tahun 1975, Yati melihat ada kesenjangan perlakuan pada artis senior dan artis baru.

Artis kelahiran Yogyakarta, 8 Agustus 1957 itu melihatnya dari honor artis senior yang justru seakan diinjak-injak. Bagaimana Yati melihat industri perfilman saat ini, berikut curahan hatinya.

Baca juga: Yati Surachman Minta Honor Artis Senior Dihargai dengan Layak

Tak dihargai

Yati Surachman yang mewakili para pemain senior merasa kurang dihargai sejumlah rumah produksi.

"Ya, memang kita sangat sayangkan di Indonesia itu pemain-pemain yang sudah lama justru kurang dihargai. Justru honornya malah diinjak-injak, malah ada kesan mereka bilang 'masih untung dikasih kerjaan', gitu," ungkap Yati.

Perbandingan biaya produksi

Yati menganalisa dan membandingkan biaya produksi yang harus dikeluarkan oleh rumah produksi saat menggunakan pemain baru dan pemain senior.

Baca juga: Yati Surachman Merasa Pemain Senior Kurang Dihargai, Honornya Malah Diinjak-injak

"Kalau kita pakai pemain baru untuk satu scene itu pasti produksi berhari-hari. Tapi, kalau kita yang sudah legend, mungkin cuma sekian jam. Jadi secara biaya produksi juga akan mengecilkan," ujar Yati Surachman.

Ingin harga yang layak

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X