Kuasa Hukum: Selama Jefri Nichol Mau Hadiri Sidang Berikutnya, Silakan

Kompas.com - 07/07/2020, 17:03 WIB
Jefri Nichol saat diwawancarai awak media pada press conference film Seperti Hujan yang Jatuh ke Bumi di SCTV Tower, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2020). Film ini merupakan adaptasi dari novel best seller karya Boy Candra yang akan tayang tahun ini. KOMPAS.com/MUTHIAH NURAINI SJefri Nichol saat diwawancarai awak media pada press conference film Seperti Hujan yang Jatuh ke Bumi di SCTV Tower, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2020). Film ini merupakan adaptasi dari novel best seller karya Boy Candra yang akan tayang tahun ini.
|
Editor Kistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Kuasa hukum artis Jefri Nichol, Aris Marasabessy, mengatakan kliennya belum bisa memastikan kehadiran pada sidang lanjutan kasus wanprestasi yang sedang dihadapinya.

Sebelumnya diberitakan Jefri menghadapi gugatan rumah produksi Falcon Pictures atas tuduhan wanprestasi.

 

“Pembacaan gugatan dari JPU (sidang berikutnya). Selama Jefri mau hadir, silakan tapi karena sudah dikuasakan sama saya, saya rasa tidak perlu,” kata Aris di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (6/7/2020).

Baca juga: Kuasa Hukum Jefri Nichol Sebut Masih Ada Peluang Damai dengan Falcon Pictures

 

“Sudah ada kuasanya. Kalau menurut saya sih belum ada urgensinya Jefri untuk hadir,” ujar Aris menambahkan.

Sementara itu, soal gugatan yang dilayangkan oleh Falcon Pictures, Aris menilai Jefri Nichol belum bisa dianggap melanggar kontrak kerja.

“Saya tegaskan, mana yang dianggap melanggar perjanjian, kamu kan cuma lihat yang ada di gugatan, nanti lihat jawabannya seperti apa. Jadi belum bisa ditentukan Jefri Nichol melanggar wanprestasi atau enggak,” tutur Aris.

Baca juga: Mediasi Gagal, Kasus Dugaan Wanprestasi Jefri Nichol dan Falcon Pictures Berlanjut

 

Dia menambahkan pada sidang sebelumnya adalah mediasi yang bertujuan mencari titik temu dan jalan tengah.

"Karena mediasi punya batas waktu maka sidang dilanjutkan. Tapi tidak menutup kemungkinan untuk berdamai, jadi gitu. Kalau kami melihat mana sih pelanggarannya, mana sih perjanjian yang dilanggar, poinnya itu,” kata Aris menambahkan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Falcon Pictures menggugat Jefri Nichol, ibunya, Junita Eka Putri serta Baets Agagon sebesar Rp 4,2 miliar.

Baca juga: Cerita Jefri Nichol Pernah Terjerat Narkoba, Ungkap Efek dan Stigma Masyarakat

Gugatan tersebut dilayangkan lantaran setelah menerima tawaran bermain empat film garapan Falcon Pictures dan menerima honor awal Rp 280 juta, Jefri Nichol diketahui menerima kontrak kerja dengan pihak lain.


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X