Sembuh dari Covid-19, Tom Hanks Ingin ke Australia Lanjutkan Film Biografi Elvis Presley

Kompas.com - 05/07/2020, 20:36 WIB
Tom Hanks, aktor asal Amerika Serikat AFPTom Hanks, aktor asal Amerika Serikat
|

KOMPAS.com - Aktor Hollywood Tom Hanks berharap bisa segera kembali ke Australia pada akhir tahun ini untuk melanjutkan syuting film biografi Elvis Presley.

Seperti yang dilaporkan Sydney Morning Herald, Tom Hanks mengatakan tim produksi ragu-ragu untuk memulai proses syuting film tersebut pada bulan Oktober 2020. 

"Pasti ada rencana dan keinginan dari perspektif studio dan dari semua orang yang terlibat dalam film untuk mencari cara untuk mewujudkannya," kata Tom Hanks dalam panggilan Zoom seperti dilansir NME, Minggu (5/7/2020). 

Baca juga: Tom Hanks Pun Kesal pada Orang yang Malas Pakai Masker

Menurut suami Rita Wilson ini, jadwal syuting film biopic Elvis Presley pada Oktober mendatang masih tentatif.

"Ada tanggal di kalender yang mengatakan mungkin kami akan membuat film ini pada bulan Oktober, tetapi semua itu adalah 'mungkin' sebagai pertanyaan tentang karantina dan suhu dan mensterilkan panggung musik dan semua itu berlanjut," kata Tom Hanks.

Sebelumnya, Tom Hanks dan Rita Wilson, dinyatakan positif COVID-19 pada bulan Maret 2020. 

Baca juga: Kepada yang Tolak Pakai Masker, Tom Hanks: Tidak Tahu Malu!

Setelah kejadian itu, produksi film biopic Elvis Presley di Australia langsung terhenti.

Tom Hanks dan Rita Wilson lalu menjalani masa pemulihan penuh dan pulang ke AS pada bulan yang sama.

Bulan lalu, Perdana Menteri Negara Bagian Queensland, Australia Annastacia Palaszczuk mengatakan, ia dan sutradara Baz Luhrmann telah membicarakan rencana untuk memulai kembali produksi film tersebut. 

Baca juga: Produksi Film Biopik Elvis Presley yang Dibintangi Tom Hanks Bakal Dimulai Lagi

Di mana film tersebut sebelumnya tengah mengambil lokasi syuting di Village Roadshow Studios di Gold Coast, Queensland.

"Kami ingin memastikan bahwa ini bisa terjadi sesegera mungkin sambil memastikan bahwa para pemain dan kru dapat beroperasi dengan aman," kata Annastacia Palaszcuk.

Namun, produksi mungkin harus berjalan tanpa Tom Hanks, karena pejabat Australia telah mengindikasikan perbatasan negara itu akan ditutup untuk kedatangan orang dari luar negeri hingga akhir tahun 2020. 

Baca juga: Film Sci-Fi Bios yang Dibintangi Tom Hanks Ditunda hingga 2021

"Saya sedih berpikir bahwa dalam hal perjalanan terkait wisata terbuka ke atau keluar Australia, itu tetap agak jauh," kata Menteri Perdagangan Australia Simon Birmingham bulan lalu.


Sumber NME
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X