Minta Wawancara, Daniel Mananta Disuruh Ahok Baca Buku Panggil Saya BTP

Kompas.com - 29/06/2020, 18:45 WIB
Daniel Mananta berfoto untuk media usai jumpa pers peluncuran teaser Film A Man Called Ahok di Metropolle XXI, Jakarta Pusat, Rabu (6/9/2018). KOMPAS.com/IRA GITADaniel Mananta berfoto untuk media usai jumpa pers peluncuran teaser Film A Man Called Ahok di Metropolle XXI, Jakarta Pusat, Rabu (6/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presenter Daniel Mananta akhirnya mendapatkan kesempatan berbincang dengan Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Daniel diketahui pernah memerankan tokoh Ahok dalam film A Man Called Ahok.

"Gue sudah telepon beliau, gue WA untuk bisa dapetin interview bareng, untuk ngobrol lebih dalam," kata Daniel Manants dalam video di kanal YouTube-nya, seperti dikutip Kompas.com, Senin (29/6/2020).

Baca juga: Daniel Mananta Terkejut Temukan Foto Ini di Rumah Ahmad Dhani

Daniel mengatakan, Ahok memberinya syarat membaca buku Panggil Saya BTP sebelum sesi wawancara berlangsung.

"Orang ini gue kenal banget, tetapi belum pernah ngobrol dalem, dia bilang 'Daniel boleh interview saya tapi baca dulu buku saya buku 'Panggil Saya BTP'," ucap Daniel menirukan pernyataan Ahok. 

Daniel kemudian menunjukkan antusiasnya saat berbincang dengan mantan gubernur DKI Jakarta itu.

Baca juga: Sudah Pasang Harga Rp 30 Miliar, Anang Hermansyah Galau Jual Rumah karena Daniel Mananta

Menurut dia, setelah membaca buku itu, Daniel ingin belajar memanggil Ahok dengan nama BTP.

"Jujur excited banget, banyak banget orang yang pengin saya ngobrol sama bapak dari sejak film A Man Called Ahok keluar, akhirnya baru bisa sekarang," tutur Daniel.

"Saya tahu saya biasa panggil bapak Pak Ahok, tetapi setelah baca buku Panggil saya BTP, enggak tahu kenapa saya jadi pengin konsisten panggil Bapak BTP saja," kata Daniel. 

Baca juga: Pengakuan Daniel Mananta soal Mantan Kekasih dan Rumah Tangga yang Hampir Kandas

Daniel menambahkan, dia mendapatkan banyak pelajaran dari buku yang ditulis Ahok selama menjalani proses hukum di Mako Brimob. 

"Saya jujur banyak banget pelajaran yang saya dapat dari buku ini, dan ini adalah pengalaman psikologis Bapak selama lockdown di Mako Brimob," ujar Ahok. 


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X