Alasan Lidya Pratiwi Ganti Nama Jadi Maria Eleanor

Kompas.com - 10/06/2020, 16:58 WIB
Pemain sinetron Lidya Pratiwi. Bidik Layar YouTube Indosiar.Pemain sinetron Lidya Pratiwi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Eko Ariyanto, mengungkapkan alasan pesinetron Lidya Pratiwi mengganti nama menjadi Maria Eleanor.

Eko mengatakan, Lidya mengganti namanya menjadi Maria lantaran sudah tidak cocok memakai nama lamanya.

"Wah, sudah tidak cocok katanya, tadi saya sudah lihat berkasmya," ucap Eko saat dihubungi wartawan, Selasa (9/6/2020).

Baca juga: Fakta Kasus Lidya Pratiwi, Pembunuhan Berencana Sang Kekasih dan Kini Sudah Bebas

Eko menambahkan, Lidya mengajukan permohonan ganti nama itu pada 2013 lalu.

"Jadi informasi dia pernah mengajukan permohonan ganti nama tahun 2013, dari nama Lidya Pratiwi menjadi nama Maria Eleanor," ungkap Eko.

Selain itu, Eko juga mengungkapkan saat permohonan pergantian nama, Lidya hanya datang seorang diri tanpa didampingi kuasa hukumnya.

Baca juga: Profil Lidya Pratiwi, Pesinetron Untung Ada Jinny yang Terlibat Kasus Pembunuhan Kekasihnya

"Setelah saya lihat berkasnya, dia (datang) sendiri, tidak pakai pengacara," ucap Eko.

Adapun, Lidya Pratiwi terbukti terlibat dalam kasus pembunuhan berencana kekasihnya, Naek Gonggom Hutagalung.

Naek Gonggom dibunuh di sebuah cottage penginapan Putri Duyung di kawasan Ancol, Jakarta Utara, pada 28 April 2006.

Baca juga: Bebas dari Penjara, Lidya Pratiwi Ajukan Permohonan Ganti Nama

Namun, Lidya tidak terlibat langsung dalam membunuh kekasihnya.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X