Ahmad Dhani soal Barang-barang Antik hingga Tanggapi Cap Arogan

Kompas.com - 09/06/2020, 10:51 WIB
Andre Taulany main ke rumah Ahmad Dhani. Melihat koleksi barang antik milik Ahmad Dhani YouTube Taulany TVAndre Taulany main ke rumah Ahmad Dhani. Melihat koleksi barang antik milik Ahmad Dhani

JAKARTA, KOMPAS.com - Musisi Ahmad Dhani menunjukan koleksi barang-barang antiknya kepada Andre Taulany melalui kanal YouTube Taulany TV.

Koleksi plang tulisan lawas, lukisan, hingga vinyl, mampu membuat Andre Taulany geleng-geleng kepala.

Tak hanya bicara seputar barang- barang antik, Ahmad Dhani juga menjawab soal dirinya yang kerap dicap arogan.

Baca juga: Putri Ahmad Dhani dan Mulan, Safeea, Menangis 1 Jam Saat Jungkook BTS Dibully

Kompas.com telah merangkumnya sebagai berikut:

1. Barang-barang antik untuk buat restoran di Bali

Alasan musisi Ahmad Dhani mengumpulkan barang-barang antik rupanya untuk membuat sebuah restoran di Bali.

Nantinya restoran tersebut akan berisi koleksi barang antiknya, mulai dari lukisan hingga kursi serta foto-foto lawas.

Baca juga: Penggemar Berat, Safeea Bujuk Ahmad Dhani ke Korea Nonton Konser BTS

Namun, keinginan itu belum dapat terwujud karena Ahmad Dhani belum mendapatkan rekan bisnis.

“Jadi gini, ini sebenarnya gudang. Jadi aku berencana bikin restoran di Bali tapi belum ketemu partner, jadi sementara ini aku pajang gini,” ujar Ahmad Dhani seperti dikutip Kompas.com, Senin (8/6/2020).

“Jadi kalau misalnya ketemu partner aku enggak perlu bikin proposal. Ini saja pindahin ke Bali, di Seminyak misalnya,” tuturnya menambahkan.

2. Ditaksir seharga miliaran

Andre Taulany yang berkesempatan melihat-lihat koleksi barang antik milik Ahmad Dhani langsung takjub.

Baca juga: Kumpulkan Barang Antik, Ahmad Dhani Berencana Buka Restoran di Bali

Halaman:

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X