3 Fakta Menarik Bintang Emon, Beli Kamera Rp 60 Juta hingga Rambah YouTube

Kompas.com - 30/05/2020, 10:21 WIB
Dengan gaya kocak, komika Bintang Emon mengingatkan bahaya virus corona dan pentingnya masyarakat menjalankan imbauan pemerintah terkait wabah Covid-19 tersebut. Instagram/Bintang EmonDengan gaya kocak, komika Bintang Emon mengingatkan bahaya virus corona dan pentingnya masyarakat menjalankan imbauan pemerintah terkait wabah Covid-19 tersebut.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sutradara Ernest Prakasa mengorek beberapa fakta menarik tentang Bintang Emon saat mereka saat melakukan siaran langsung Instagram, Kamis (28/5/2020).

Kompas.com merangkumnya sebagai berikut.

1. Bintang Emon beli kamera Rp 60 Juta

Awalnya, Ernest Prakasa bertanya kepada Bintang Emon barang mewah apa yang sudah dia beli setelah video Dewan Perwakilan Omel-omel (DPO) menjadi viral.

"Gue sih dari dulu sanggup kebeli semua. Bukan karena kaya, memang keinginannya cere-cere," jawab Bintang Emon.

Baca juga: Bintang Emon Beli Kamera Rp 60 Juta, Begini Respons Ernest Prakasa

"Gue sih yang heran, kok bisa kebeli ini ya, kamera Rp 60 juta," ujar Bintang Emon melanjutkan.

Mendengar pengakuan Bintang Emon hal itu Ernest Prakasa terkejut.

Bintang Emon menjelaskan, harga yang dia sebutkan itu sudah termasuk kamera dan peralatan yang biasa digunakan para YouTuber.

"Iya totalnya itu buat produksi. Enggak Koh, Youtuber rata-rata segitu. Gue ingin coba seriusin ke Youtube," ujar Bintang Emon.

Baca juga: Jadi Viral, Bintang Emon Lebih Hati-hati Bicara hingga Ditelepon Petugas Pajak


2. Mau terjun ke dunia YouTube

Komika Bintang Emon mengungkap dia ingin merambah YouTube dengan lebih serius.

"Buat gue YouTube dunia baru yang belum terjamah, walaupun sama-sama media sosial kayak beda tuh. Instagram, YouTube, tiktok. Enggak tahu gue senang saja sama tantangan," kata Bintang Emon menambahkan.

Diketahui, nama Bintang Emon menjadi viral karena video DPO. Bahkan, ia menjadi sorotan media di Singapura karena videonya tersebut.

Baca juga: Bintang Emon: Gue Nyablak, tapi Bukan Pembenaran Bebas Ngomong Apa Aja

3. Respons Ernest

Setelah mendengar itu, Ernest langsung memperingatkan para YouTuber termasuk Atta Halilintar agar berhati-hati, sebab Bintang Emon berniat menjadi seorang YouTuber.

"Wah gokil, hei YouTuber hati-hati anda, Atta Halilintar mending dari sekarang lu udah berpikir karier lain, karena Bintang Emon mau masuk YouTube ha-ha-ha," kata Ernest berkelakar.

"Koh jangan gitu, Koh," timpal Bintang.

Baca juga: Ernest Prakasa: Atta Halilintar Mending Lu Pikir Karier Lain, Bintang Emon Mau Masuk YouTube

Kata Bintang, ia ingin terus melakukan banyak hal baru yang menantangnya.

"Gue mau ke YouTube gara-gara lihat Nokia, Nokia ngerasa sudah gede terus sudah, enggak inovatif lagi," ujar Bintang.

"Gue ngerasa di titik gue berhenti terus sudah menikmati, gue harus was was sih, ambis (ambisius) kayaknya orangnya," ujar Bintang.

Baca juga: Video DPO Viral, Bintang Emon Ditelepon Petugas Pajak Kalideres

4. Video DPO ditawar sponsor

Bintang Emon mengatakan, banyak pihak tertarik membeli video DPO-nya.

Bintang Emon diketahui menjadi viral beberapa waktu lalu dengan video komedi Dewan Perwakilan Omel-omel (DPO)-nya tentang virus corona.

"Ada beberapa pihak yang nanyain, rate video viral Bintang Emon berapa? Cuma gue kan enggak bisa jamin itu pasti viral kan," kata Bintang Emon.

Baca juga: Deretan Video DPO Bintang Emon yang Viral di Dunia Maya

Namun, Bintang menolak tawaran tersebut.

"Dan sampai saat ini DPO gue berdasarkan keresahan. Dia maunya DPO-nya branded," tutur Bintang.

Namun, ketika Ernest Prakasa menegaskan apakah Bintang tidak akan pernah menjual karyanya itu kepada orang lain, Bintang belum bisa memastikannya.

Baca juga: Bintang Emon: Banyak yang Tanya Rate Video Viral Bintang Emon Berapa


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X