Video DPO Viral, Bintang Emon Ditelepon Petugas Pajak Kalideres

Kompas.com - 28/05/2020, 19:09 WIB
Komika Bintang Emon Instagram Bintang EmonKomika Bintang Emon

JAKARTA, KOMPAS.com - Komika Bintang Emon mengakui dirinya baru belakangan ini mengurus pajak dari penghasilannya.

Padahal, sang manajer terus mengingatkan Bintang untuk segera mengurus pajak.

"Jujur gue belum ngurus pajak tuh. Untung manajer gue engeh soal pajak dan udah ngingetin gue dari tahun lalu 'pajak urusin'," ucap Bintang Emon dalam siaran langsung instagram dengan Ernest Prakasa, Kamis (28/5/2020). 

Baca juga: Bintang Emon: Gue Nyablak, tapi Bukan Pembenaran Bebas Ngomong Apa Aja

Bintang kemudian mengikuti saran sang manajer. Namun, prosesnya sempat terhambat karena masalah teknis.

"Akhirnya sampai di satu titik ya udah diurusinlah sama dia, tetapi gue belum bayar apa-apa, pas diproses situsnya enggak bisa, loading," ujar Bintang.

Baca juga: Ernest Prakasa kepada Bintang Emon: Sejak Lu Viral, Posisi Lu Bahaya Banget

Masalahnya, Bintang baru melakukan hal itu setelah video komedi Dewan Perwakilan Omel-omel (DPO)-nya tentang virus corona viral di media sosial.

Benar saja, keesokan harinya Bintang langsung dihubungi petugas pajak agar segera mengurus pajak penghasilannya.

"Itu posisinya DPO corona sudah naik, otomatis banyak mata dong. Untung itu malamnya sudah diurus dan meskipun belum berhasil, seenggaknya kita sudah ada usaha kan," tutur Bintang.

"Paginya gue dapet telepon Koh, orang pajak. 'Halo perkenalkan saya dari KCP Pajak Kalideres' didatengin buat dibikin kartu doang NPWP, ngeri," ujar Bintang. 


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X