Valerie Thomas: Jadi Public Figure Harus Siap untuk Tidak Disukai

Kompas.com - 20/05/2020, 21:07 WIB
Artis peran Valerie Thomas berpose di sela wawancara promo film 13 the Haunted di Gedung Kompas Gramedia, Palmerah Selatan, Jakarta, Kamis (12/07/2018). Film yang dibintangi oleh Al Ghazali, Marsha Aruan, Jeremy Thomas, Mumuk Ghomez, dan Steffi Zamora dijadwalkan tayang pada 26 Juli 2018 mendatang. KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMOArtis peran Valerie Thomas berpose di sela wawancara promo film 13 the Haunted di Gedung Kompas Gramedia, Palmerah Selatan, Jakarta, Kamis (12/07/2018). Film yang dibintangi oleh Al Ghazali, Marsha Aruan, Jeremy Thomas, Mumuk Ghomez, dan Steffi Zamora dijadwalkan tayang pada 26 Juli 2018 mendatang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Terlahir dari keluarga selebritas, Valerie Thomas rupanya sudah memiliki bekal menghadapi bullying. 

Sejak kecil, Valerie mengakui, orangtuanya telah membekalinya nilai-nilai diri yang akan membuatnya kuat jika suatu saat hal seperti bullying menerpanya.

Oleh sebab itu, Valerie yang kini sedang berada di London, merasa bahwa dia tidak bisa memaksakan semua orang untuk menyukainya.

Baca juga: Luna Maya Jadi Pelipur Lara Valerie Thomas

"Aku tidak perlu begitu banyak orang untuk menyukaiku," ujarnya saat live streaming Virtual Meet & Greet Pretty Little Liars bersama VIU, Rabu (20/5/2020).

Mungkin saja sebagian orang beranggapan bahwa public figure yang memiliki media sosial, harus juga siap dengan bullying. 

Padahal, tidak seharusnya seperti itu.

Mereka biasanya memanfaatkan media sosial untuk bisa berkomunikasi dengan penggemar, memperlihatkan sisi lain mereka yang mungkin tidak diketahui masyarakat.

Baca juga: The Rebels Pertemukan Luna Maya, Valerie Thomas, dan Atta Halilintar

"Menjadi public figure kamu juga harus menerima tidak semua orang menyukaimu. Kamu tidak punya waktu untuk membuat senang semua orang, membuat mereka menyukaimu," ujar Valerie.

Baginya yang terpenting adalah bagaimana orang melihat Valerie sebagai dirinya sendiri.

Selain itu, ia bisa diterima serta didukung, baik saat sukses maupun saat jatuh.

"Semua orang harus diperlakukan setara, kita harus menghormati semua orang. Setiap orang (memiliki) keunikan dengan cara mereka," kata Valerie. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X