Panji Petualang Kutuk Keras Pelaku Bullying terhadap Bocah Penjual Jalangkote

Kompas.com - 19/05/2020, 10:14 WIB
Panji Petualang saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (12/3/2020). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIAPanji Petualang saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (12/3/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pawang ular Panji Petualang turut bersuara atas perundungan terhadap Rz, bocah penjual jalangkote di Bonto-bonto, Kecamatan Ma'rang, Kabupaten Pangkajene, Sulawesi Selatan.

Panji menyampaikan suaranya ini di akun Instagram-nya, Senin (18/5/2020).

Baca juga: Bocah Penjual Jalangkote Di-bully , Sarah Azhari: Please, Say No to Bullying!

Kata Panji, rekan-rekannya sesama pencinta reptil tengah berusaha mendatangi kediaman Rz.

"Semoga hari ini sahabatku reptiler di Makassar bisa datang ke kediamannya, maafin saya enggak bisa ikut datang ya," ucap Panji seperti dikutip Kompas.com dari keterangan unggahannya, Selasa (19/5/2020).

Panji berujar, kejadian yang menimpa Rz patut dijadikan contoh agar dijadikan pembelajaran bersama. Bullying atau perundungan bukan hal beradab dan bisa merusak mental seseorang.

Baca juga: Iseng, Motif 8 Pelaku Merundung Bocah Penjual Jalangkote

"Kejadian yang dialami adik Rz ini semoga bisa jadi contoh bahwa yang dilakukan pelakunya bukan tindakan terpuji," ucap Panji.

Selain itu, Panji juga amat mengutuk keras para pelaku yang sudah terlibat dalam "bullying" kepada Rz.

Panji meminta, para pelaku segera ditindak secara hukum yang berlaku.

Baca juga: 8 Perundung Bocah Penjual Jalangkote Ditetapkan sebagai Tersangka, Terancam Penjara 3 Tahun

"Saya mengutuk keras para pelaku yang dengan sengaja melakukan tindakan keji terhadap adik ini. Semoga para palaku mendapat hukuman setimpal atas perbuatannya," kata Panji.

Sebelumnya, sebuah video yang menampilkan aksi perundungan sekelompok orang dewasa kepada seorang anak berkebutuhan khusus yang diketahui berinisial Rz (12) beredar di media sosial dan viral.

Rz terlihat mendapatkan kekerasan fisik. Selain dipukul, Rz juga dibanting oleh orang yang usianya jauh lebih tua.

Baca juga: 5 Fakta Baru Kasus Perundungan Bocah Penjual Jalangkote, Sang Ayah Maafkan Pelaku, tapi...

Diketahui, anak yang biasa menjual jalangkote itu berjualan demi membantu keuangan keluarganya tak melawan perbuatan si pelaku.

Saat ini, aparat kepolisian telah turun tangan langsung dan mengusut kasus perundungan bocah penjual jalangkote tersebut.

Alhasil, delapan orang pelaku perundungan bocah penjual jalangkote berhasil diamankan polisi.


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X