Wishnutama Sebut Kemenparekraf Siapkan Protokol untuk Industri Perfilman di Tengah Pandemi Corona

Kompas.com - 13/05/2020, 16:50 WIB
Menparekraf Wishnutama Kusubandio (kiri) memberikan keterangan disaksikan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo (kanan) dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (28/3/2020). Pemerintah akan memberikan fasilitas hotel dan transportasi gratis bagi 1100 tenaga medis penanganan virus corona. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/hp. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho GumayMenparekraf Wishnutama Kusubandio (kiri) memberikan keterangan disaksikan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo (kanan) dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (28/3/2020). Pemerintah akan memberikan fasilitas hotel dan transportasi gratis bagi 1100 tenaga medis penanganan virus corona. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/hp.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) saat ini tengah mempersiapkan protokol baru agar produksi film bisa kembali bergulir.

Wishnutama selaku Menparekraf mengatakan bahwa industri perfilman terkena dampak pandemi corona sampai-sampai semua bioskop harus ditutup.

Tak hanya itu saja, proses produksi berbagai film juga harus dihentikan demi menekan angka penyebaran virus corona.

Alhasil, sejumlah film yang seharusnya dirilis pada April dan Mei pun akhirnya dimundurkan hingga waktu yang belum bisa ditentukan.

Baca juga: Wishnutama: Pandemi Corona Memaksa Kita Masuk Era Digitalisasi

"Salah satu upaya yang kami siapkan adalah menciptakan protokol-protokol baru untuk dapat siap dalam menghadapi situasi ini," kata Wishnutama dalam koferensi pers virtual acara Festival Film dan Serial Online GoPlay, Rabu (13/5/2020).

Wishnutama berharap Kemenparekraf bisa menciptakan sebuah ekosistem baru dalam industri film setelah pandemi corona berakhir.

Oleh sebab itu, ia juga meminta bantuan dari berbagai pelaku industri film lainnya untuk sama-sama berjuang melewati masa sulit akibat Covid-19.

Baca juga: Butet Kartaredjasa Dorong Wishnutama Bantu Pekerja Seni Terdampak Corona

"Kami dari Kemenparekraf sangat mendukung sekali acara seperti ini dan pasti ke depannya kami akan terus mendukung hal-hal optimis dan positif seperti ini," sambungnya.

Menurut Wishnutama, salah satu upaya dalam membantu pelaku industri film terdampak corona adalah dengan digelar Festival Film dan Serial Online (FFSO).

FFSO akan digelar dari tanggal 13 Mei-30 Juni yang nantinya akan mengkurasi film-film dan serial-serial terbaik dari Indonesia.

Baca juga: Wishnutama Akan Permudah Izin Syuting Film Hollywood, Ernest Prakasa: Bagus, Tapi...

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X