Kompas.com - 07/05/2020, 15:51 WIB
Komika Soleh Solihun diabadikan di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis (12/7/2018). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG Komika Soleh Solihun diabadikan di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis (12/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com- Pada bulan April lalu, kondisi Soleh Solihun sempat drop lantaran demam berdarah dan menjalani perawatan di rumah sakit.

Akan tetapi, saat menjalani proses perawatan, Soleh Solihun harus menjalani rapid test serta rontgen paru-paru terlebih dahulu mengikuti prosedur rumah sakit.

Hingga akhirnya ketika menjalani rontgen paru-paru, ditemukan flek di paru-paru Soleh Solihun.

Khawatir adanya indikasi pada virus covid-19, pemain film Mau Jadi Apa ini harus diisolasi untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter.

Baca juga: Dirawat karena Demam Berdarah, Soleh Solihun Ikuti Prosedur Pasien Covid-19

Memang, diakui Soleh Solihun bahwa dia merupakan perokok pasif yang menimbulkan ada flek di paru-parunya.

“Nah terus di paru-paru saya bertambah fleknya, sebelum sakit demam berdarah, kan saya medical check up, ada banyak flek gitu. Kata dokter harus diperiksa nih kayaknya perlu diobatin karena saya perokok pasif, intinya paru-paru saya sudah ada flek sebelum demam berdarah pun,” kata Soleh Solihun saat dihubungi Kompas.com, Kamis (7/5/2020).

Soleh Solihun mengatakan, saat itu dokter mengungkapkan banyak pasien yang dikira demam berdarah ternyata positif corona.

“Hari keempat di-rontgen katanya paru-parunya nambah fleknya, terus ini harus isolasi karena banyak yang dari demam berdarah terus ternyata covid, itu kata dokternya. Banyak katanya diagnosa pertama demam berdarah tahu-tahunya bahwa dia covid,” sambung Soleh Solihun.

Baca juga: Soleh Solihun: Orang yang Bikin Saya Jadi Penulis Itu Iwan Fals

Selama menjalani isolasi, kondisi kesehatan Soleh Solihun pun berangsur membaik hingga dia diperbolehkan pulang.

Dia berujar, saat isolasi dia hanya diberikan obat-obatan untuk proses penyembuhan.

“Oh iya waktu di isolasi kan karena paru-paru saya bermasalah, ada flek, saya dikasih antibiotik. Selain buat naikin trombosit pokoknya standarlah infusnya ada dua jalur, pokoknya ada vitamin antibiotik, sama dikasih obat minum,” tutur Soleh.

Baca juga: Arswendo Atmowiloto Meninggal, Soleh Solihun: Indonesia Kehilangan Budayawan Besar

Selain itu, Soleh Solihun juga telah menjalani swab test dan dinyatakan negatif dari covid-19.

“Sudah sehat karena sudah dua kali (swab test) hasilnya negatif, tenang lah (sekarang),” ujar Soleh Solihun.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X