Ahmad Dhani: Pengaruh Erwin Prasetya pada Saya Sangat Besar

Kompas.com - 04/05/2020, 18:57 WIB
Erwin Prasetya dan personel Dewa 19. Instagram/Dewa 19Erwin Prasetya dan personel Dewa 19.
|
Editor Kistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Musisi Ahmad Dhani merasa kehilangan atas kepergian Erwin Prasetya, pemain bas pertama Dewa 19.

Erwin meninggal dunia pada pada Sabtu (2/5/2020), akibat pendarahan lambung.

Menurut Dhani, kawannya sejak SMP itu telah mengenalkannya pada musik dari grup band Casiopea asal Jepang.

Baca juga: 6 Lagu Ciptaan Mendiang Erwin Prasetya untuk Dewa 19 yang Jadi Hits

Pengakuan ini Dhani ungkapkan dalam vlog berjudul SELAMAT JALAN ERWIN DEWA di channel YouTube VIDEO LEGEND, tayang pada Minggu (3/5/2020).

"Kalau tidak ada Erwin kita enggak bakal kenal sama itu grup band Casiopea," ucap pentolan Dewa 19 itu.

Dhani mengakui awalnya dia tidak terlalu menyukai musik Casiopea. Namun lama kelamaan Dhani jatuh hati band bergenre fusion jazz tersebut.

Baca juga: Duka dan Kenangan Para Personel Dewa 19 untuk Mendiang Erwin Prasetya...

 

Casiopea sangat terkenal pada era 1980a dengan lagu-lagunya seperti "Asayake", "Domino Line", dan "Space Road".

Bahkan, kata Dhani, pemain keyboard Casiopea menjadi salah satu keyboardis favoritnya sepanjang masa.

"Kalau ditanya keyboardis favorit saya, ya, Minoru Mukaiya, selain Mike Lindup. Casiopea musiknya elektronik banget, jadi pengaruh Erwin pada saya dan Andra (Ramadhan) sangat besar," ucap Dhani.

Baca juga: 7 Fakta Meninggalnya Eks Bassist Dewa 19, Erwin Prasetya

 

Berkat referensi musik dari Erwin pula, lanjut Dhani, gaya bermusik Dewa 19 juga terpengaruh dari Casiopea yang pada saat itu banyak mengusung fusion jazz sebagai genrenya.

Adapun, Erwin Prasetya telah dimakamkan di Keputih, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (2/5/2020).

Erwin meninggal di usia 48 tahun.

Baca juga: Erwin Prasetya Meninggal Dunia, Ahmad Dhani: Dia yang Paling Rajin Ibadah

 

Erwin Prasetya bergabung dengan Dewa 19 sejak awal terbentuk hingga tahun 2002.

Huruf E pada nama Dewa 19 sendiri adalah inisial nama Erwin. Sebagai informasi, Dewa 19 merupakan akronim dari nama-nama personelnya.

Bersama Dewa 19, Erwin turut andil mencipta lagu-lagu hit seperti "Kirana", "Restoe Boemi", dan "Kamulah Satu-satunya".

Baca juga: Mengenang Erwin Prasetya, Basis Pertama Dewa 19 yang Meninggal karena Pendarahan di Lambung

Setelah hengkang dari Dewa 19, Erwin sempat bergabung dengan TIC Band dan NuKLA yang merupakan kelanjutan dari KLA Project.

Terakhir, Erwin Prasetya diketahui tergabung dalam band Matadewa tahun 2009.


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X