Kisah Ari Lasso Bebas dari Narkoba: Rehabilitasi Dekat Pasien Sakit Jiwa, Dijaga Ketat, dan Janji pada Ibu

Kompas.com - 30/04/2020, 04:54 WIB
Ari Lasso  beraksi di Prambanan Jazz hari terakhir, yang digelar di Kompleks Candi Prambanan, Yogyakarta, Minggu (7/7/2019). KOMPAS.com/IRA GITAAri Lasso beraksi di Prambanan Jazz hari terakhir, yang digelar di Kompleks Candi Prambanan, Yogyakarta, Minggu (7/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi Ari Lasso pernah mengalami masa-masa kelam dalam hidupnya, yakni ketika ia masuk ke dalam jurang gelap bernama narkoba.

Kini, Ari membagikan pengalamannya itu lewat vlog berjudul "Lagi Ngobrol Asyik, Ari Lasso Ngomelin Daniel" yang tayang di channel YouTube Daniel Mananta Network, Selasa (28/4/2020).

1. Jalani rehabilitasi

Ari bertekad kuat untuk keluar dari jerat narkoba dengan berbagai cara, termasuk janji kuat di dalam hatinya.

Baca juga: Pergolakan Ari Lasso Kecanduan Narkoba, Pilih Dewa 19 atau Kesehatan

Ari Lasso mengaku, selama menjalani rehabilitasi di Surabaya, Jawa Timur, ia harus merasakan dirawat di satu tempat dengan pasien sakit jiwa.

Hal ini, kata Ari, karena pada saat itu belum banyak tempat rehabilitasi untuk pecandu narkoba.

"Jadi gue ada lah di suatu tempat institusi BPK lah singkatannya, itu satu tempat tersendiri yang sebelahnya adalah tempat pasien rumah sakit jiwa. Dan tiap hari gue ngobrolnya sama orang gangguan mental," ucap Ari Lasso.

Bagi Ari, niat saja kurang mampu menahan sifat candu yang ada pada ketergantungan terhadap narkoba.

Baca juga: Daniel Mananta dan Ari Lasso, Sering Bersitegang tetapi Ngefans dan Curhat Bareng

"Niat saja tidak cukup, spiritualitas saja tidak cukup, lu harus bikin sistem, gue mau ditemenin orang yang bisa jagain gue dan gue mau 24 jam," ucap Ari Lasso.

"Di saat itu, gue minta kasih gue banyak kerjaan, kasih gue banyak rekaman sehingga gue lupa, jadi apartemen gue tuh dijaga ketat, tidur sama gue tuh seseorang yang kita sewa dari manajemen dan label yang kita sewa khusus buat jagain gue," kata Ari.

2. Tekad kuat

Saat itu, salah satu hal yang dilakukan Ari adalah menanamkan tekad baja agar hidupnya bisa kembali normal dan sehat.

"Satu yang gue ingat, sekali gue nyoba (narkoba) lagi, mending gue mati aja, enggak ada gunanya kalau hidup kayak gini, dalam hati gue selalu gue tanemin itu," ucap Ari Lasso.

Baca juga: Tak Potong Rambut 4 Bulan, Ari Lasso Tanya Netizen soal Tantangan Ariel NOAH

Mantan vokalis Dewa 19 ini sepakat bahwa para pecandu narkoba bisa sembuh total jika ditunjang dengan sistem yang baik.

Karena terkadang niat baik bisa menjadi sia-sia jika lingkungan tak berlaku demikian.

"Tapi memang saat itu gue sudah pengin sembuh dan akhirnya masa rehab (di apartemen) itu seminggu, gue muntah, mual segala macam, dan akhirnya terbebas," kata Ari Lasso.

3. Janji sebelum Ibunda meninggal

Ari akhirnya bisa sembuh dari kecanduan narkoba.

Baca juga: Ariel Tantang Ari Lasso Potong Rambut Sendiri: Nanti Dirapihin di Iwan Kancra

Namun, jalan kesembuhan Ari Lasso terasa begitu pahit kala itu.

Ibunya meninggal dunia saat ia berjuang keluar dari jerat obat-obatan terlarang.

"Titik balik gue justru di saat gue nungguin nyokap meninggal, di saat gue parah-parahnya," ujarnya.

Ari Lasso kemudian mengucap sebuah janji kepada ibundanya.

Baca juga: Ari Lasso Berjanji Tinggalkan Narkoba Saat Detik-detik Sang Ibu Meninggal Dunia

"Saat detik-detik nyokap gue meninggal itu, gue berjanji di depan beliau 'ya kalau memang ini sudah waktunya Mama pulang, pulang saja, enggak usah mikirin Ari, Ari berjanji habis ini sembuh'," tutur Ari dengan wajah emosional.

Benar saja, setelah Ari berjanji, tak lama kemudian ibunya mengembuskan napas terakhir.

"Dan nyokap gue 'iya, iya, iya,' dan akhirnya dia meninggal, ibu gue meninggal tanggal 18 Desember 2000," ucapnya.

4. Berbuah manis

Beruntung, dalam masa-masa ketir itu, Ari tak melakukan hal-hal nekat seperti sejumlah pecandu narkoba lainnya.

Baca juga: Ari Lasso: Gue Sudah 19 Tahun Bebas dari Narkoba, Bukan Kaleng-kaleng

"Gue itu bukannya junkies atau pemakai yang tidak punya harga diri, jadi gue enggak pernah nyolong, tidak pernah menipu orang, tidak pernah pura-pura membohongi orang dengan meminjam uang, tidak. Gue apa adanya," ucap Ari.

Niat tulus dan sungguh-sungguh Ari Lasso ini pun berbuah manis.

Begitu banyak orang yang mau membantunya untuk sembuh dari ketergantung pada narkoba, termasuk biaya rehabilitasi.

5. Sudah 19 tahun bebas dari narkoba

Ari sendiri tak menampik setelah ibunya meninggal, ia sempat mencoba untuk memakai narkotika lagi.

Baca juga: Janji Ari Lasso: Sekali Coba Narkoba Lagi, Mending Gue Mati Aja

Akan tetapi, itu semua tak berlanjut dan ia berhasil berhenti total hingga kini.

"Gue percobaan pakai (narkoba) terakhir gagal itu terakhir pakai heroin, tanggal 1 Juni 2001, gue lupa 1 Juni atau 31 Juni atau 31 Mei, jadi sekarang gue ini sudah 19 tahun free (dari narkoba), totally free, bukan kaleng-kaleng," ucap Ari Lasso.

Ari pernah kecanduan narkoba pada akhir dekade 1990-an.

Kecanduan ini bahkan mengacaukan kariernya dan membuat ia keluar dari Dewa 19.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X