Atasi Corona, Slank Galang Dana Lewat #SumbangSuara, Targetkan Minimal Rp 15 Miliar

Kompas.com - 29/04/2020, 16:30 WIB
Slank rilis album baru Slanking Forever batch ke-3 di Jakarta Selatan, Kamis (26/12/2019). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIASlank rilis album baru Slanking Forever batch ke-3 di Jakarta Selatan, Kamis (26/12/2019).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Grup band Slank berkolaborasi dengan Yayasan Anak Bangsa Bisa (YABB) yang didirikan oleh Gojek, bersama dengan situs urunan Kitabisa.com.

Hasil dari kolaborasi itu ditandai dengan diluncurkannya penggalangan dana publik melalui gerakan #SumbangSuara dengan target minimum dana terkumpul sebesar Rp 15 miliar.

Penggalangan dana ini didedikasikan untuk para pekerja yang penghasilannya harian yang rentan menurun akibat sepinya jalanan karena pandemi Covid-19, seperti pedagang asongan, musisi jalanan, pemulung, tukang parkir, supir angkot, taksi, ojek pangkalan dan online dari berbagai aplikasi.

Baca juga: Slank Bakal Bikin Lagu untuk Mereka yang Tetap Bekerja di Luar Rumah

Tak hanya menggalang dana, gerakan ini juga mengajak masyarakat untuk memberikan ucapan penyemangat untuk para pekerja informal di laman Kitabisa.com yang akan dikurasi dan ditampilkan di aplikasi Gojek.

Slank mengatakan, video aksi sosial para pengemudi ojek online yang viral telah membuat mereka tergugah untuk melakukan hal serupa.

"Di lagu tersebut, mitra driver Gojek tersebut menyanyikan lagu kami yang berjudul ‘Ku Tak Bisa’ sambil menampilkan foto-foto para mitra driver Gojek yang sedang membantu sesama dengan membagikan makanan atau sembako," kata Kaka Slank selaku vokalis dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (29/4/2020).

Baca juga: Kaka Ungkap Alasan Slank Kolaborasi dengan Driver Ojol Buat Galang Dana

Berangkat dari hal itu, Kaka dan personel Slank lain ingin mengulurkan bantuan di tengah pandemi.

Apalagi saat ini tengah memasuki bulan Ramadhan, di mana rasa saling menolong harus di kedepankan.

“Video tersebut mengingatkan kami bahwa saat ini, khususnya di bulan suci Ramadhan, bukanlah waktu untuk saling berteriak mana yang paling perlu dibantu," tutur Kaka.

"Justru, setiap orang harusnya dapat menyisihkan sedikit rezeki, tenaga, atau waktu mereka, seperti yang dilakukan para mitra driver Gojek untuk membantu meringankan beban sesama karena kita semua sedang sama-sama susah," tambah Kaka.

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X