Kompas.com - 15/04/2020, 14:11 WIB
Karen Pooroe saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Senin (24/2/2020). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIAKaren Pooroe saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Senin (24/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sidang cerai Karen Pooroe dan Arya Claproth yang seharusnya digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin (13/4/2020), terpaksa ditunda.

Penundaan sidang yang beragendakan pembuktian itu lantaran tidak hadirnya Karen Poore sebagai pihak tergugat.

“Iya kemarin sudah sidang, cuma masih ditunda karena tergugatnya tidak hadir, dari pihak Karen enggak hadir,” kata Andrea Nahot Silitonga, kuasa hukum Arya Claproth, saat dihubungi Kompas.com, Rabu (15/4/2020).

Baca juga: Karen Pooroe Bantah Pernyataan Suami Terkait Pemalsuan Identitas di RSJ

Absennya Karen Pooroe lantaran masalah kesehatan.

Karena itu, sidang akan kembali digelar pada 4 Mei 2020 mendatang.

“(Alasannya) kurang sehat katanya. Jadi ditunda sampai tanggal 4 Mei,” ujarnya Andreas lagi.

Baca juga: Profil Karen Pooroe, Penyanyi Jebolan Indonesia Idol Musim Pertama

Melihat absennya Karen Pooroe dalam sidang tersebut, membuat pihak Arya Claproth merasa kecewa.

Pasalnya, pihak Arya Claproth telah menyiapkan bukti tertulis.

“Ya kita sudah mempersiapkan bukti yang bersangkutan tidak hadir, pasti ada kecewalah, pasti,” ucap Andreas.

Baca juga: Ketua Komnas PA Diperiksa Terkait Kematian Anak Karen Pooroe

Sementara itu, dari penuturan kuasa hukum Karena Poore, Wemmy Amanupunyo, membenarkan bahwa kliennya tengah sakit.

Karen tidak dapat menghadiri sidang yang seharusnya digelar pada Senin.

“Salah satu pihak ada yang enggak hadir, dari pihak Mba Karen. Sakit Mba Karen,” tulis Wemmy melalui pesan singkat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.