Kompas.com - 09/04/2020, 17:22 WIB
Penyanyi Glenn Fredly tampil dalam konser Harmonia Titik Balik yang digelar di Balai Sarbini, Plaza Semanggi, Jakarta Pusat, Kamis (14/2/2019). KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOPenyanyi Glenn Fredly tampil dalam konser Harmonia Titik Balik yang digelar di Balai Sarbini, Plaza Semanggi, Jakarta Pusat, Kamis (14/2/2019).
Editor Kistyarini

KOMPAS.com - Penyanyi Glenn Fredly memiliki banyak cita-cita untuk musik Indonesia. Salah satunya adalah Undang-undang Permusikan. Sayangnya hal tersebut belum terwujud.

Glenn merupakan salah satu musisi yang merumuskan RUU Permusikan bersama Anang Hermansyah yang waktu itu menjabat sebagai anggota DPR Komisi X.

Pengamat musik Bens Leo mengatakan semangat Glenn untuk memperjuangan UU Permusikan masih tinggi.

Baca juga: Ayah Glenn Fredly: Saya Pikir, Apa yang Diberikan Tuhan yang Terbaik

"Sewaktu saya ketemu Glenn terakhir bulan Februari, dia mengatakan, 'Mas kita harus tetap berjuang, Undang-undang Permusikan itu harus tetap ada'. Hal semacam ini yang belum kesampaian," kata Bens Leo kepada Antara, Kamis (9/4/2020).

"Sayang Anang enggak ada di DPR lagi, jadi enggak ada tokoh yang seperti Anang dan seperti Glenn di musik," lanjut Bens Leo

Ada 19 pasal yang dipermasalahkan oleh rekan-rekan musisi dan akhirnya ditolak. Menurut Bens, saat itu Glenn kecewa karena belum sempat memperjuangkannya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Glenn Fredly dan Kiprahnya di Perfilman Indonesia

"Jadi Glenn berjuang agar musisi sejahtera dan juga terhadap undang-undang hak cipta yang implementasinya di lapangan itu juga, Glenn yang paling memperjuangkan di sana termasuk melahirkan kongres musik yang pertama di Ambon itu sukses, tapi yang kedua di Bandung tidak terlalu sesuai harapan," lanjut Bens Leo.

Sementara itu, Bens mengatakan Glenn pernah mendapat Anugerah Kebudayaan pada tahun 2018 karena jasanya pada dunia musik Indonesia.

Baca juga: 3 Hari Sebelum Meninggal, Glenn Fredly Minta Bertemu Ayah

"Mungkin ini penghargaan tertinggi dari institusi pemerintah yang pernah diterima oleh Glenn Fredly dan dia bangga sekali. Waktu itu dia menyebut, 'ini suatu kebanggaan dan ini sertifikat bukan cuma untuk saya tapi juga untuk rekan-rekan seniman musik yang lain'," kata Bens.

"Itu diucapkan Glenn dari panggung karena dia berjuang untuk itu dan mendapat penghargaan untuk itu. Menurut saya kalimat itu menunjukkan kerendahan hati Glenn Fredly. Itu yang harus dicatat perjuangan dia di dunia musik," tutur Bens Leo.

Glenn Fredly meninggal pada Rabu (8/4/2020) dalam usia 44 tahun karena meningitis di RS Setia Mitra, Cilandak, Jakarta.

Baca juga: Adik Glenn Fredly: Pada Hari Terakhir, Dia Bilang Family Stick Together


Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X