Eva Yolanda LIDA Disambut Massa Saat Pulang Kampung, Indosiar Buka Suara

Kompas.com - 06/04/2020, 20:46 WIB
Sambut idolanya Eva Yolanda, Kontenstan Liga Dangdut Indonesia (LiDA) 2020, asal Desa Lando, Kecamatan Terara, Lombok Timur, warga justru berkerumun dan tidak memperdulikan wabah corona covid-19 yang tengah mengintai. Mereka tidak memperdulikan social distancing yang mestinya merka lakukan sesuai himbauan pemerintah. dok.wargaSambut idolanya Eva Yolanda, Kontenstan Liga Dangdut Indonesia (LiDA) 2020, asal Desa Lando, Kecamatan Terara, Lombok Timur, warga justru berkerumun dan tidak memperdulikan wabah corona covid-19 yang tengah mengintai. Mereka tidak memperdulikan social distancing yang mestinya merka lakukan sesuai himbauan pemerintah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Finalis Liga Dangdut Indonesia (LIDA) 2020, Eva Yolanda, tengah menjadi perbincangan di media sosial.

Hal itu disebabkan beredarnya video yang berisi Eva disambut kerumunan massa ketika ia pulang kampung ke Nusa Tenggara Barat ( NTB).

Eva diketahui baru tereliminasi dari panggung LIDA Indosiar pada Jumat (3/4/2020).

Baca juga: Terjadi Kerumunan Massa Saat Eva Yolanda LIDA Pulang Kampung, Berikut Ini Penjelasan Polisi

Video penyambutan Eva tersebut langsung mendapatkan sorotan.

Sebab, hal tersebut tak sepantasnya dilakukan di tengah pandemi Covid-19.

Pemerintah sudah mengimbau warga untuk menjaga jarak atau physical distancing.

Pada acara LIDA, Senin (6/4/2020) malam, presenter Gilang Dirga mewakili Indosiar mengklarifikasi acara penyambutan untuk Eva.

Baca juga: Warga Tumpah Ruah Sambut Eva Yolanda LIDA di Zona Merah Covid-19, Polisi: Kami Sudah Berusaha

"Terkait acara apa pun yang menyangkut duta provinsi (finalis LIDA), apakah dari penggemar dan lain-lain, sudah tidak ada sangkut pautnya dengan Indosiar," kata Gilang Dirga, Senin malam.

Ia mengimbau para penggemar maupun masyarakat untuk tidak menggelar acara yang melibatkan banyak orang atau kerumunan.

"Sesuai imbauan pemerintah, (kerumunan) bisa membahayakan dalam penyebaran Covid-19," ujar Gilang.

Baca juga: Viral Warga di NTB Berdesak-desakan Sambut Eva Yolanda LIDA, Padahal Zona Merah Covid-19

Finalis LIDA 2020 berasal dari seluruh provinsi di Indonesia.

Para finalis yang tereliminasi langsung pulang ke kampung halamannya.

Namun, para finalis ini mematuhi peraturan pemerintah dengan melakukan karantina diri di rumah selama 14 hari.

"Kemarin Hamid (finalis asal NTT yang tereliminasi) juga pulang (kampung) dan mereka tidak keluar rumah," kata Gilang.

Sementara itu, Kapolres Lombok Timur AKBP Tunggul Sinatrio angkat bicara terkait beredarnya video yang memperlihatkan kerumunan massa saat Eva Yolanda, kontestan LIDA 2020 pulang kampung, Minggu (5/4/2020).

Menurut dia, sebelum kejadian itu, pihaknya sudah berusaha melarang warga berkumpul.

Namun, para penggemar Eva tetap nekat ingin menyambut kedatangan idolanya tersebut.

"Ya memang namanya juga penggemarnya, apalagi teman kecilnya di kampung. Jadi semua ingin bertemu Eva," ujar Tunggul.

Meski demikian, dengan upaya persuasif yang dilakukan petugasnya di lapangan akhirnya massa membubarkan diri.

Ia juga meminta maaf kepada masyarakat jika hal itu dianggap kecolongan.

Namun ia menegaskan bahwa selama ini berbagai upaya terus dilakukan agar masyarakat dapat patuh dengan imbauan menjalankan sosial distancing sebagai bentuk antisipasi penyebaran Covid-19.

Saat ini, sudah ada dua warga Lombok Timur yang dinyatakan positif corona.


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X