Tentang Pelawak di Pusaran Narkoba dari Kacamata Tarzan

Kompas.com - 06/04/2020, 14:54 WIB
Pelawak Tarzan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (3/11/2017). KOMPAS.com/IHSANUDDINPelawak Tarzan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (3/11/2017).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Komedi telah menjadi candu di banyak negara, termasuk Indonesia.

Banyak masyarakat membutuhkan aksi dari pelawak untuk melepaskan penat.

Namun sayang, banyak figur pelawak justru sering membuat masyarakat kecewa karena terjerat di pusaran narkoba.

Sederet nama pelawak di Indonesia, mulai dari pelawak senior hingga yang baru merintis tak luput dari barang haram tersebut.

Baca juga: Tarzan: Srimulat Selalu Pakai Perasaan Saat Lakoni Komedi

Lalu mengapa fenomena ini bisa terjadi?

Komedian senior Toto Muryadi atau Tarzan pun angkat suara soal ini dalam sesi obrolan bersama komika Adriano Qalbi yang ditayangkan secara live streaming di Vidio, Sabtu (4/4/2020).

Kata Tarzan, memang banyak pelawak terjerat narkoba, tetapi publik tak bisa sepenuhnya menyamaratakan.

Baca juga: Tarzan: Dulu Penonton Harus Bayar kalau Mau Nonton Komedi, Sekarang Penonton Dibayar

"Enggak juga (pelawak identik narkoba), mungkin banyak yang terjadi demikian, tapi kita enggak bisa menyalahkan sepenuhnya," kata Tarzan.

Menurut Tarzan, rutinitas dan popularitas seringkali membuat pelawak terjebak sehingga akhirnya terjerumus dalam narkoba.

"Misal, kami manggung sana-sini nonstop, ya sangat mungkin ada tekanan supaya tetap fit gimana, akhirnya begitu," ucapnya.

Baca juga: Tarzan: Humor Itu Sadis, Orang Ditendang, Kita Malah Tertawa

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X