Disebut Bikin Laporan Palsu, Kuasa Hukum Karen Pooroe Angkat Bicara

Kompas.com - 24/03/2020, 18:27 WIB
Karen Pooroe didampingi tim kuasa hukum saat konfrontasi di Polres Jakarta Selatan, Jumat (21/2/2020) KOMPAS.com/ MELVINA TIONARDUSKaren Pooroe didampingi tim kuasa hukum saat konfrontasi di Polres Jakarta Selatan, Jumat (21/2/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kuasa hukum Karen Pooroe, Wemmy Amanupunyo, membantah pernyataan Arya Satria Claproth yang menyebut kliennya membuat laporan palsu.

Diketahui, Arya mengeluarkan pernyataan tersebut mengingat kasus dugaan pengeroyokan dan penodongan pistol yang dibuat Karen dihentikan kepolisian.

Baca juga: Laporan Dinyatakan SP3, Pihak Karen Pooroe Terima Keputusan Polisi

Wemmy mengatakan, Karen tidak mungkin membuat laporan palsu. Hanya saja, kata Wemmy, kasus tersebut tidak cukup bukti untuk membuktikannya.

"Karena Mbak Karen kan enggak punya cukup bukti, jangankan ditodonh pistol, ada bom disitu pun kita ngomong enggak kuat (bukti), karena enggak ada saksi lain," ungkapnya saat dihubungi, Selasa (24/3/2020).

Baca juga: Klaim Miliki Bukti, Arya Claproth Sebut Karen Pooroe Berzina

"Semua saksi pada saat kejadian tidak melihat langsung, karena kejadiannya di dalam rumah kan," sambungnya.

Sementara pada saat kejadian, Karen membawa saudaranya ke rumah Arya. Namun, saudaranya tersebut tidak ikut masuk ke dalam rumah.

Wemmy mengungkap siapa saja saksi yang dihadirkannya dalam menjalani pemeriksaan di Polres Jakarta Selatan terkait kasus tersebut.

Baca juga: Beberkan Bukti, Arya Claproth Sebut Karen Pooroe Palsukan Rekam Medis

"Ada Pak RT, Babinkamtibmas, mereka ini kan tidak melihat (secara langsung), tapi ketika kejadian, kata Mbak Karen pernah ngomong kok. Karen bilang posisinya hanya Mbak Karen, enggak ada saksi lain," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, Polres Jakarta Selatan mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) pada kasus dugaan pengeroyokan dan penodongan pistol yang dilaporkan penyanyi Karen Pooroe.

Karen Pooroe melaporkan Arya Satria Claproth beserta keluarga atas dugaan pengeroyokan dan penodongan pistol.

Baca juga: Kasus Dugaan Pengeroyokan Dihentikan, Arya Claproth Tuntut Karen Pooroe Minta Maaf

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X