Pandemi Corona, Sidang Dugaan Penganiayaan Nikita Mirzani terhadap Dipo Latief Ditunda

Kompas.com - 23/03/2020, 19:15 WIB
Artis peran yang juga pembawa acara Nikita Mirzani bersama sang suami, pengusaha Dipo Latief saat menggelar jumpa pers di kantor Komnas Perlindungan Anak di TB Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (31/5/2018). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG Artis peran yang juga pembawa acara Nikita Mirzani bersama sang suami, pengusaha Dipo Latief saat menggelar jumpa pers di kantor Komnas Perlindungan Anak di TB Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (31/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sidang kasus dugaan penganiayaan dengan terdakwa Nikita Mirzani terhadap Dipo Latief yang bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan ditunda. 

Salah satu Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang memperkarakan kasus ini, Sigit Hendardi mengaku sedang tidak enak badan. 

Terlebih, Sigit melihat situasi sekarang terkait pandemi virus corona di Indonesia.

Baca juga: Sidang Nikita Mirzani, Eksepsi Ditolak dan Siap Bertemu Dipo Latief

"Saya enggak bisa hadir, Mas, kondisi kurang fit, khawatir rentan dengan kondisi sekarang (corona)," ucap Sigit saat dihubungi wartawan, Senin (23/3/2020).


Lebih lanjut, Sigit mengaku sudah berkoordinasi dengan para saksi yang rencananya akan hadir pada sidang tersebut.

Ia mengatakan, Nikita Mirzani dan tim kuasa hukum juga telah sepakat menunda sidang ini.

Baca juga: Tepis Dinafkahi Dipo Latief, Nikita Mirzani: Gaji Dia Cuma Rp 120 Juta

"Untuk saksi-saksi dan terdakwa PH (penasihat hukum) sudah saya konfirmasi juga tidak sanggup hadir dengan kondisi darurat kesehatan (wabah) corona," ucapnya.

Sebelumnya, Polres Jakarta Selatan menyerahkan Nikita Mirzani ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan setelah berkas perkaranya dinyatakan lengkap alias P21.

Nikita Mirzani sempat ditahan polisi usai dijemput paksa di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Jumat (31/1/2020), dini hari.

Namun, Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan mengabulkan permintaan penangguhan penahanan Nikita Mirzani dan menetapkannya menjadi tahanan kota.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X