Kompas.com - 17/03/2020, 10:33 WIB
Jefri Nichol saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2020) KOMPAS.com/ MELVINA TIONARDUSJefri Nichol saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Sidang perdana kasus wanprestasi yang dilayangkan Falcon Pictures terhadap aktor Jefri Nichol akhirnya digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (16/3/2020).

Dalam kasus tersebut, Jefri Nichol dituding melanggar kontrak kerja film dan digugat senilai Rp 4,2 miliar.

Berikut lima fakta sidang perdana gugatan Falcon Pictures untuk Jefri Nichol seperti dirangkum Kompas.com.

1. Jefri Nichol tak hadir

Pada sidang perdana gugatan kasus wanprestasi dengan agenda klarifikasi penggugat dan tergugat, Jefri Nichol tampak tidak menghadiri sidang.

Kuasa hukumnya, Aris Marasabessy, mengatakan bahwa Jefri Nichol baru menerima gugatan. Dia dan Jefri baru akan mempelajari gugatan yang dilayangkan Falcon Picture.

“Kami perlu informasikan, kami baru mendapatkan kuasa hari ini dan kuasa itu pun kami belum melihat gugatannya,” ucap Aris Marasabessy di PN Jakarta Selatan, Senin (16/3/2020).

"Kenapa Jefri sampai sekarang belum menerima gugatannya, kami baru terima tadi. Jadi, kami juga belum bisa mengomentari apa pun, belum kami pelajari. Jadi, nanti kalau sudah dipelajari," kata Aris.

Baca juga: Jefri Nichol Mangkir dari Sidang Dugaan Wanprestasi, Kuasa Hukum Beri Penjelasan

2. Terima uang muka Rp 280 juta

Aktor Jefri Nichol dituding melanggar kontrak kerja atau wanprestasi sejak kontrak disodorkan pada 2018 lalu.

Belum lagi, dalam kontrak kerjanya dengan Falcon Pictures, Jefri Nichol telah menerima pembayaran awal sebesar Rp 280 juta.

Akan tetapi, Jefri Nichol disebut sama sekali belum memainkan satu film besutan rumah produksi tersebut.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X