Pihak Arya Claproth Minta Karen Pooroe Buktikan Tudingan Sakit Jiwa

Kompas.com - 11/03/2020, 22:03 WIB
Arya Satria Claproth didampingi kuasa hukumnya Andreas Nahot Silitonga di Mapolres Metro Jakarta Selatan, kawasan Kebayoran Baru, Jumat (14/2/2020). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIAArya Satria Claproth didampingi kuasa hukumnya Andreas Nahot Silitonga di Mapolres Metro Jakarta Selatan, kawasan Kebayoran Baru, Jumat (14/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com- Kuasa hukum Arya Claproth, Andreas Nahot Silitonga ikut angkat bicara terkait tudingan Karen Pooroe yang menyebut suaminya pernah dirawat di rumah sakit jiwa selama empat tahun.

"Pada saat mereka menyatakan Arya dirawat di RSJ empat tahun, mereka harus bisa mempertanggungjawabkan hal tersebut," ujar Andreas ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (11/3/2020).

Andreas meminta pihak Karen membuktikan tudingan tersebut.

Baca juga: Suami Karen Pooroe, Arya Satria Claproth, Jadi Tersangka KDRT

"Empat tahun tudingan yang harus dibuktikan kalau enggak ada bukti itu sudah fatal. Menyebutkan hal tersebut bagaimana dampaknya," ucapnya.

Sebab, menurut Andreas, kliennya mengalami banyak kerugian karena tudingan itu

"Kalau masalah riil, kita semua sudah menghakimi Arya. Arya sudah dianggap orang gila, sangat riil gimana kita lagi duduk tanya kasus Arya kalau enggak bilangnya 'oh orang gila'," tutur Andreas.

Baca juga: Karen Pooroe: Tolong Arya Satria Claproth Berikan Keterangan yang Jujur

"Dampaknya sangat mengganggu, itu dampak nyata dari pernyataan orang sakit jiwa," tambahnya.

Meski tidak menyebut akan melaporkan Karen atas hal tersebut, Andreas meminta pertanggung jawaban dari pihak Karen.


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X