Ian Antono Sebut Musisi Butuh Lembaga untuk Tangkal Pembajakan Karya

Kompas.com - 10/03/2020, 21:39 WIB
Ian Antono usai meraih penghargaan dalam Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2017 di Teater Garuda TMII, Jakarta Timur, Kamis (16/11/2017) malam. KOMPAS.com/ Andi Muttya KetengIan Antono usai meraih penghargaan dalam Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2017 di Teater Garuda TMII, Jakarta Timur, Kamis (16/11/2017) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Musisi sekaligus gitaris grup band God Bless Ian Antono menyatakan, Indonesia butuh sebuah lembaga yang serius menangani pembajakan karya, baik berupa lagu dan lainnya.

Menurut Ian, ia bersama God Bless merasakan betapa pahitnya pembajakan dan tak bisa berbuat banyak.

"Ya kami cuma gigit jari saja gitu loh, main band, kayak misal kita di Malaysia, dibajak kami mau gimana. Bahkan, kalau kita datang, mana dianggap kami," ujar Ian saat ditemui di ruang kreatif M Bloc Space, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (9/3/2020).

Oleh sebab itu, dengan adanya FSMI atau Federasi Serikat Musisi Indonesia, Ian Antono berharap ada perubahan untuk mengatasi pembajakan karya.

Baca juga: Ian Antono: God Bless 45 Tahun, Itu Kebesaran Tuhan

"Kita berbuat sesuatu untuk keluarganya (musisi) juga, dengan menjaga karyanya juga lah ya," ucap Ian.

Selain itu, Ian menambahkan, ke depan perayaan Hari Musik Nasional bukan hanya sekadar peringatan.

Melainkan juga menjadi momentum untuk menjadi sebuah wadah para musisi berkarier dengan ekosistem yang lebih baik.

"Sekarang musisi Indonesia banyak sekali, tapi enggak ada wadah yang menuntun dia ke arah jadi musisi, sedikit sekali. Semoga dengan adanya ini (Hari Musik Nasional) jadi lebih berkembang, jadi lebih bagus," kata Ian Antono.

Baca juga: Hari Musik Nasional, Foto WR Supratman Hiasi M Bloc Space


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X