Hari Musik Nasional, Lebih dari 300 Musisi Tanah Air Terima Royalti

Kompas.com - 09/03/2020, 10:01 WIB
Beberapa musisi yang menjadi pengurus Prisindo periode 2019-2024. PrisindoBeberapa musisi yang menjadi pengurus Prisindo periode 2019-2024.

JAKARTA, KOMPAS.com - Bertepatan dengan Hari Musik Nasional yang jatuh pada hari ini, Senin (9/3/2020), Performers Right Society of Indonesia ( Prisindo) mendistribusikan royalti tahunan kepada lebih dari 300 musisi dan penyanyi.

Mereka yang menerima royalti tersebut di antaranya Raisa, KotaK, Iwan Fals, Payung Teduh, Didi Kempot, Geisha, Via Vallen, The Changcuters, Maudy Ayunda, Ungu, dan lainnya yang tercatat sebagai anggota Prisindo.

Prisindo sendiri merupakan sebuah Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) Hak Terkait untuk pelaku pertunjukan.

Baca juga: Elvy Sukaesih Dituding Tipu Penyanyi Singapura karena Royalti Lagu

Royalti yang dibagikan bukan berasal dari penjualan lagu musisi/penyanyi baik secara digital maupun fisik, namun berasal dari performing rights atau hak untuk mengumumkan karya ke ranah publik," kata Ketua Umum Prisindo, Marcell Siahaan, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin.

Performing rights itu misalnya, karya-karya musik yang diperdengarkan untuk kepentingan komersial, seperti di hotel, tempat karaoke, restoran, dan lain-lain.

"Maka, para pengguna tersebut wajib membayar royalti performing rights pada tiga pemilik hak: yang pertama adalah pencipta lagunya, yang kedua adalah musisi dan penyanyi yang merekam karya tersebut, dan yang ketiga adalah produser,” ujar Marcell lagi.

Baca juga: 7 Idola K-pop yang Punya Penghasilan Tertinggi dari Royalti Lagu

Pembayaran dan pendistribusian royalti tersebut berdasarkan Undang Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

Di situ diatur tentang dua jenis Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) untuk mengelola dan mendistribusikan royalti performing rights.

Royalti untuk pencipta lagu diurus oleh LMK Hak Cipta dan royalti untuk musisi atau penyanyi yang merekam lagu tersebut beserta produser yang merilis lagu tersebut diurus oleh LMK Hak Terkait.

Baca juga: Green Day Donasikan Royalti Lagu Baru untuk Lawan Pelecehan Seksual

Sebagai informasi, Prisindo dirintis oleh mendiang Kris Biantoro, Koes Hendratmo, Tamam Hussein, dan beberapa tokoh musik Indonesia lainnya.

Saat ini, tercatat beberapa nama musisi Indonesia sebagai pengurus Prisindo periode 2019-2024.

Mereka adalah Marcell sebagai Ketua Umum, Sari Koeswoyo sebagai Ketua I, Indra Perdana Sinaga (ADA Band) Ketua II, Chandra “Konde” Christanto Wakil Ketua I, Makki Parikesit (Ungu) Sekretaris, Indra Prasta (The Rain) Wakil Sekretaris, dan Irwan Indrakesuma (Chaseiro) sebagai Bendahara.

Baca juga: LMK PAPPRI Distribusikan Royalti Senilai Rp 1,69 Miliar


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X