Kompas.com - 05/03/2020, 18:27 WIB
Pandji Pragiwaksono saat ditemui usai tampil dalam acara Konser Hari Musik Nasional 2019 bersama Motion Radio di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Jumat (8/3/2019). KOMPAS.com/IRA GITAPandji Pragiwaksono saat ditemui usai tampil dalam acara Konser Hari Musik Nasional 2019 bersama Motion Radio di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Jumat (8/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Komika Pandji Pragiwaksono memprediksi Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok bakal maju sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Analisa itu Pandji sampaikan melalui vlog-nya berjudul "Mungkinkah BTP Jadi Presiden" yang tayang di akun YouTube-nya pada 28 Februari 2020.

Ketika ditanya soal analisanya tersebut, Pandji mengaku pendapat itu ia kemukakan setelah mengetahui buku "Panggil Saya BTP" yang merupakan memoar Ahok selama di penjara.

Baca juga: Joko Anwar Dapat Video dari Ahok, Ini Fakta Menariknya

"Itu yang gara-gara buku awalnya, 'Panggil Saya BTP', karena awalnya orang PSI (Partai Solidaritas Indonesia) enggak mau manggil BTP, maunya manggil Ahok," ucap Pandji saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (5/3/2020).

Menurut Pandji, hal tersebut menarik perhatiannya untuk mengamati lebih jauh.

Ia merasa, hal tersebut bukan hanya persoalan sepele.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Lewat Video, Ahok Janji Akan Tonton Film-film Joko Anwar

Namun juga menyiratkan sesuatu yang lebih besar dari apa yang terlihat.

"Wah ini ketidakharmonisan mereka (PSI dan Ahok) yang tadinya tidak diketahui publik jadi kebuka," ujar Pandji.

Lantaran hal itu, Pandji menjadi lebih jauh mengamatinya.

Baca juga: Cerita Joko Anwar Dapat Kiriman Video dari Ahok

Hingga akhirnya, ia merasa Ahok sedang menampilkan sosok baru dirinya sebagai publik figur.

"Tapi terus saya merasa BTP nih lagi rebranding, kalau ditanya kenapa? Tujuannya untuk sesuatu yang lebih strategis," ucap Pandji.

Namun, Pandji menegaskan bahwa itu semua adalah hasil analisanya, tak bisa dijadikan acuan apalagi kebenarannya.

"Tapi ini prediksi saya, ya sudah saya bahas saja," ucap Pandji.


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X