Jefri Nichol Dituding Wanprestasi, Hanung Bramantyo: Harusnya Enggak Perlu ke Pengadilan

Kompas.com - 27/02/2020, 21:03 WIB
Sutradara Hanung Bramantyo saat ditemui di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (27/2/2020). KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI Sutradara Hanung Bramantyo saat ditemui di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (27/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sutradara Hanung Bramantyo berharap agar kasus dugaan wanprestasi antara Jefri Nichol dengan rumah produksi Falcon Pictures tak diselesaikan lewat pengadilan.

Hanung berujar bahwa kasus seperti ini bisa diselesaikan dengan kekeluargaan atau musyawarah.

"Saya harap ini bisa selesai, enggak perlu lah ke pengadilan. Ini kita industri kecil, saya berharap bisa diselesaikan musyawarah. Ini bagaimana mengatur waktu saja," kata Hanung saat ditemui di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (27/2/2020).

Tetapi, Hanung tetap meyakini bahwa Jefri Nichol tak melakukan wanprestasi secara sengaja, sebagaimana dituduhkan oleh Falcon Pictures.

Baca juga: Hanung Bramantyo Yakin Jefri Nichol Tak Lakukan Wanprestasi, tetapi...

Pria kelahiran Oktober 1975 itu mengatakan bahwa manajemen Jefri Nichol seharusnya turut bertanggung jawab. Sebab, mereka yang mengatur pekerjaan yang dilakukan oleh artisnya.

"Saya pikir bukan Jefri yang melakukan secara sengaja, tapi ada manajemen dia sebelumnya yang melakukan overlaping pekerjaan. Itu sering terjadi kan sekarang," katanya.

Di sisi lain, Hanung mengaku sedih lantaran Jefri Nichol harus kembali berhadapan dengan hukum.

Padahal, Jefri Nichol beberapa bulan yang lalu baru saja bebas dari kasus hukum yang menimpanya, yakni penyalahgunaan narkotika.

"Ya sedih anak semuda itu, 21 tahun, tapi sudah menghadapi cobaan berat di usianya. Di usia itu saya ditolak cinta, berat, tapi ini di pengadilan," ujar Hanung.

Baca juga: Sidang Perdana Kasus Dugaan Wanprestasi Jefri Nichol Digelar 16 Maret 2020

Diberitakan sebelumnya, Jefri Nichol tersandung kasus dugaan wanprestasi yang dilayangkan rumah produksi Falcon Pictures.

Perkara tersebut telah didaftarkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 24 Februari 2020 kemarin dengan nomor 171/Pdt.G/2020.

Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Achmad Guntur, mengatakan bahwa Jefri Nichol diduga melanggar kontrak dari empat judul film.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang beredar, Jefri Nichol digugat dengan nilai gugatan Rp 4,2 miliar.

Sayangnya, hingga kini pihak Jefri Nichol belum memberikan pernyataan terkait kasus dugaan wanprestasi itu.

Baca juga: Jefri Nichol Digugat Rp 4,2 Miliar, Hanung Bramantyo: Dia Anak Berbakat dan Sopan

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X