Sahrul Gunawan Cemaskan Nasib Ratusan Jamaahnya Setelah Arab Saudi Tangguhkan Visa Umrah

Kompas.com - 27/02/2020, 17:56 WIB
Syahrul Gunawan saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (27/2/2020). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIASyahrul Gunawan saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (27/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Sahrul Gunawan turut harap-harap cemas atas keputusan Kementerian Luar Negeri Arab Saudi.

Pasalnya, pemerintah Arab Saudi menangguhkan sementara izin visa untuk tujuan umrah dan mengunjungi Masjid Nabawi. Kebijakan itu mulai berlaku hari ini, Kamis (27/2/2020).

Sahrul Gunawan yang kini memiliki bisnis travel umrah bingung atas nasib para jemaahnya yang hendak berangkat ke Tanah Suci.

"Alhamdulillah yang di travel saya hari ini enggak ada keberangkatan. Tapi, nanti tanggal 28 Februari dan tanggal 1 Maret ada 200-an jemaah. Makanya bingung juga. Jemaah bingung juga," ucap Sahrul saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (27/2/2020).

Baca juga: Atasi Penyebaran Virus Corona, Suga BTS Sumbang Rp 1,1 Miliar ke Kampung Halaman

Atas kebijakan Arab Saudi itu, Sahrul dan rekan-rekannya sesama agen travel umrah akan meminta penjelasan ke pihak terkait.

"Ini saya juga mau ke asosiasi muslim pengusaha umrah haji, jadi banyak pengurus juga sih," ucapnya.

Sahrul pun berharap, kebijakan pemerintah Arab Saudi tersebut tak berlangsung lama.

Sebab, ia mengkhawatirkan nasib para jemaah yang sudah menanti berangkat umrah. Serta, biaya yang sudah keluar hampir miliaran rupiah.

"Semoga yang benar itu adalah beberapa hari Saudi Arabia mempersiapkan alat deteksi untuk semua masyarakat dunia yang mau masuk ke Saudi. Karena kan sekarang belum lengkap katanya, tapi kan masih simpang siur. Jadi masih belum jelas, ya, gue paniklah," ucap Sahrul.

Baca juga: Wishnutama Bangga Peserta Java Jazz Makin Banyak di Tengah Isu Virus Corona

Adapun diketahui hampir 7 juta peziarah mengunjungi Arab Saudi setiap tahunnya. Sebagian besar tiba di Bandara Jeddah dan Madinah.

Sejauh ini, tercatat tujuh warga Saudi yang positif virus corona di Bahrain dan Kuwait.

Kementerian Kesehatan Bahrain, Rabu (26/2/2020), mengatakan, enam wanita Saudi telah dites positif terinfeksi virus corona.

Mereka tiba di Bandara Internasional Bahrain dengan penerbangan dari Iran, sehingga total kasus yang dikonfirmasi di negara ini mencapai 26 kasus.

Baca juga: Cegah Penyebaran Virus Corona, IU Sumbang Rp 1,1 Miliar untuk Masyarakat Daegu

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X