Dengarkan Saksi Kasus Video Ikan Asin, Pablo Benua: Siap-siap Saja

Kompas.com - 19/02/2020, 16:07 WIB
Pablo Benua tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, kawasan Ampera, Rabu (19/2/2020). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIAPablo Benua tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, kawasan Ampera, Rabu (19/2/2020).
|
Editor Kistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Sidang perkara pencemaran nama baik berkait video ikan asin dilanjutkan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Cilandak, Rabu (19/2/2020).

Agenda persidangan kali ini adalah mendengarkan keterangan saksi ahli yang dihadirkan oleh jaksa penuntut umum.

Terdakwa Pablo Benua, Rey Utami, dan Galih Ginanjar datang bersamaan.

Baca juga: Barbie Kumalasari Jadi Saksi di Sidang Kasus Ikan Asin

Pablo Benua mengaku siap menghadapi sidang hari ini. Dia tidak terlihat cemas.

"Ya seperti biasanya siap-siap saja," ujar Pablo setibanya di PN Jakarta Selatan.

Menurut Pablo, ia tak khawatir dengan kesaksian yang akan diberikan oleh saksi ahli dari Jaksa Penuntut Umum.

Baca juga: Hadirkan Saksi Ahli, Pablo Benua: Semoga Makin Banyak Fakta Terungkap

Pablo mengatakan tidak ada masalah jika kesaksian itu memberatkan dirinya.

Menurut Pablo, keterangan saksi dari jaksa penuntut umum di sidang sebelumnya justru meringankan dirinya.

"Ya berdasarkan kemarin sih meringankanlah. Ya kita lihat aja nanti ya," ucap Pablo.

Baca juga: Jalani Sidang, Pablo Benua dan Rey Utami Tampil Mentereng dengan Busana Gucci

Setelah itu, Pablo tak lagi menjawab pertanyaan awak media dan segera memasuki ruang tunggu tahanan.

Diberitakan sebelumnya, ketiga terdakwa dikenai tiga dakwaan pasal alternatif Tentang Asusila, Penghinaan, dan Pencemaran Nama Baik yang semuanya masuk dalam UU ITE.

Dakwaan pertama masuk dalam perbuatan asusila lewat media elektronik yang terancam dalam Pasal 51 ayat (2) jo Pasal 36 jo Pasal 27 ayat (3). Subsider Pasal 45 ayat (1) jo Pasal 27 ayat (1) UU ITE.

Baca juga: Sidang Kasus Video Ikan Asin: Ditunda, Hakim Ingatkan Jaksa, Rey Utami Kecewa

Lalu, dakwaan kedua masuk dalam Pasal Penghinaan melalui Media Elektronik, yakni Pasal 51 ayat 2 jo Pasal 36 jo Pasal 27 ayat 3. Subsider Pasal 45 ayat 3 juncto Pasal 27 ayat 3.

Terakhir, dakwaan ketiga tentang Pencemaran Nama Baik melalui Media Elektronik Pasal 310 ayat 2 juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X