Fokus Hukum, Galih Ginanjar Ogah Tanggapi Barbie Kumalasari

Kompas.com - 19/02/2020, 14:47 WIB
Galih Ginanjar dan Barbie Kumalasari saat diabadikan di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (8/7/2019). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG Galih Ginanjar dan Barbie Kumalasari saat diabadikan di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (8/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Terdakwa kasus video ikan asin Galih Ginanjar kembali menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (19/2/2020).

Dalam persidangan kali ini, Galih kembali menjalani sidang tanpa didampingi istrinya, Barbie Kumalasari.

Bahkan, dalam beberapa kesempatan, Barbie mengaku sudah enggan mendampingi suaminya di persidangan.

Baca juga: Barbie Kumalasari Ogah Dampingi Sidang, Galih Ginanjar Tak Mau Ambil Pusing

Terkait pernyataan Barbie itu, Galih hanya bisa menampungnya untuk saat ini

"Ya biarin saja memang pernyataan dia seperti itu kalau saya sih saya tampung saja, dengerin saja," ucap Galih Ginanjar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu.

Saat ini, Galih hanya ingin fokus menjalani persidangan yang sedang berjalan.

Baca juga: Bikin Sidang Ditunda karena Tak Hadir, Galih Ginanjar Berikan Penjelasan

Menurut Galih, makin cepat proses hukum selesai, makin cepat pula dia mengurusi berbagai persoalan lainnya.

"Karena saat ini, kan, saya lagi fokus ke persidangan ini biar lebih cepat selesai. Vonis seperti apa, baru kita mengerjakan atau menghadapi masalah lain," ujarnya.

Adapun, agenda persidangan kali ini adalah mendengarkan keterangan saksi ahli yang dihadirkan jaksa penuntut umum.

Baca juga: Barbie Kumalasari Merasa Tak Dihargai Galih Ginanjar

Sebelumnya, ketiga terdakwa dikenai tiga dakwaan pasal alternatif tentang Asusila, Penghinaan, dan Pencemaran Nama Baik yang semuanya masuk dalam UU ITE.

Dakwaan pertama masuk dalam perbuatan asusila lewat media elektronik yang terancam dalam Pasal 51 ayat (2) jo Pasal 36 jo Pasal 27 ayat (3) subsider Pasal 45 Ayat (1) jo Pasal 27 Ayat (1) UU ITE.

Lalu, dakwaan kedua masuk dalam Pasal Penghinaan melalui Media Elektronik, yakni Pasal 51 Ayat 2 jo Pasal 36 jo Pasal 27 Ayat 3 subsider Pasal 45 Ayat 3 juncto Pasal 27 Ayat 3.

Terakhir, dakwaan ketiga tentang Pencemaran Nama Baik melalui Media Elektronik Pasal 310 Ayat 2 juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X