Kasus Dugaan Penganiyaan, Sidang Perdana Nikita Mirzani Digelar Pekan Depan

Kompas.com - 17/02/2020, 17:37 WIB
Nikita Mirzani saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (12/2/2020). KOMPAS.com/IRA GITANikita Mirzani saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (12/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kuasa hukum Nikita Mirzani, Fahmi Bachmid menyebut kliennya akan menjalani sidang perdananya pada kasus dugaan penganiayaan terhadap mantan suaminya, Dipo Latief, pekan depan.

Fahmi mengatakan sidang perdana dugaan KDRT terhadap mantan suami Nikita, Dipo Latief, Itu akan digelar pada 24 Februari 2020.

"Iya, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Reg Perkara No.181/PID.B/2020," kata Fahmi saat dikonfirmasi, Senin (17/2/2020).

Baca juga: Ikut Main dalam Web Series yang Diproduseri, Nikita Mirzani: Ngecilin Budget

 

Fahmi menegaskan, Nikita sudah sangat siap menjalani sidang kasusnya. Bahkan, kata Fahmi, Nikita Mirzani sangat menunggu sidang segera digelar

"Justru ini yang ditunggu-tunggu Nikita biar semuanya jelas dan terang benderang. Enggak ada nervous untuk menegakkan dan mengungkap kebenaran," ujarnya.

Sebelumnya, Polres Jakarta Selatan sebelumnya menyerahkan Nikita Mirzani ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan mengingat berkas perkasa telah lengkap alias P21.

Baca juga: Nikita Mirzani Berencana Produseri Film, Web Series Jadi Batu Locatan

Nikita Mirzani resmi ditahan polisi setelah dijemput paksa di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Jumat dini hari.

Meski demikian, Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan mengabulkan Nikita Mirzani dan menetapkannya sebagai tahanan kota.

Sebelumnya, Nikita Mirzani menjadi tersangka seusai diduga melakukan penganiayaan terhadap Dipo Latief yang kini menjadi mantan suaminya.

Baca juga: Nikita Mirzani Jajal Jadi Produser Web Series, Angkat Isu Bullying

Pada Sabtu (13/7/2019), Nikita disebut telah menjalani pemeriksaan oleh pihak kepolisian berkait statusnya sebagai tersangka.

Pada akhir 2018, Dipo Latief melaporkan Nikita Mirzani ke Polres Jakarta Selatan untuk dua tuduhan, yakni dugaan penganiayaan dan penggelapan barang.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X