Mengaku Depresi, Mengapa Lucinta Luna Malah Beli Riklona dari Teman?

Kompas.com - 13/02/2020, 18:28 WIB
Lucinta Luna saat konferensi pers di Polres Metro Jakbar, Kamis (13/2/2020) KOMPAS.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARLucinta Luna saat konferensi pers di Polres Metro Jakbar, Kamis (13/2/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kuasa hukum Ayluna Putri alias Lucinta Luna, Muhammad Milano, mengakui kliennya mendapatkan obat terlarang tersebut dari kerabatnya.

"Untuk penangkapan memang tidak ada (surat dokter), dia beli dari temannya, dia sangat butuh karena dia stres," ungkap Milano dalam jumpa pers di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (13/2/2020).

Saat ditanya lebih lanjut alasan Lucinta tak membeli di apotek resmi berdasarkan resep dokter, Milona pun menduga kliennya tak memiliki waktu.

Baca juga: Status Disahkan Pengadilan, Lucinta Luna Akan Ditempatkan di Sel Perempuan

"Masalahnya gini, dia belum tentu bisa tiap waktu ke dokter, (pada saat itu) dia baru pulang dari Bali, besoknya kejadian (penangkapan) memang belum sempat ke dokter," ucapnya.

Ia juga beralasan, Lucinta sudah pernah memeriksakan diri ke dokter, tetapi resep obatnya tak disimpan.

"Selama ini kalau dia ke dokter pasti ada (resep dokter), tapi kan resep langsung diambil ketika di apotek, enggak boleh disimpan, enggak boleh di-copy. Terus apalagi obat ini enggak boleh beredar sembarangan," sambungnya.

Baca juga: Dua Gaya Rambut Lucinta Luna yang Mencuri Perhatian Saat Polisi Rilis Penangkapannya

Adapun Milano menyebut Lucinta Luna terpaksa mengonsumsi obat tersebut lantaran sering kali mengalami depresi.

Depresi tersebut, kata Milano, karena Lucinta kerap kali mendapatkan perundungan atau bullying dari komentar di media sosial.

"Gara-gara itulah kemudian Lucinta terpaksa menggunakan psikotropika ya, bukan naroktika," katanya.

Baca juga: Hasil Tes Rambut Lucinta Luna Keluar 3 Hari Lagi

Sebelumnya, polisi mengamankan Lucinta Luna dan tiga orang lainnya di salah satu apartemen yang berada di Jakarta Pusat.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X