Nikita Mirzani: Masyarakat Indonesia Membutuhkan Aku

Kompas.com - 05/02/2020, 12:06 WIB
Tersangka Nikita Mirzani (tengah), kuasa hukum Fahmi Bachmid (kiri) dan sahabatnya Fitri Salhuteru (kanan) saat ditemui di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Senin (4/2/2020). KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISITersangka Nikita Mirzani (tengah), kuasa hukum Fahmi Bachmid (kiri) dan sahabatnya Fitri Salhuteru (kanan) saat ditemui di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Senin (4/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pembawa acara dan artis peran Nikita Mirzani sudah kembali bekerja setelah permohonannya menjadi tahanan kota atas kasus dugaan penganiayaan, dikabulkan.

Saat ditemui usai mengisi sebuah acara di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (5/2/2020), Nikita mengungkapkan rasa bahagianya dapat kembali menjalani kesibukannya di dunia hiburan Tanah Air.

Baca juga: Pernah Berseteru dengan Nikita Mirzani, Tessa Mariska: 3 Hari Ditahan Itu Pelajaran

"Senanglah, iya dong langsung kerja. TV itu membutuhkan aku, masyarakat Indonesia juga membutuhkan aku untuk olahraga rahang tertawa," kata Nikita.

Padahal, anak kedua Nikita sempat melarangnya untuk bekerja setelah ditinggal beberapa hari karena proses hukum yang sedang Nikita jalani.

Baca juga: Usai Ditahan Polisi 3 Hari, Nikita Mirzani Dapat Larangan dari Anaknya

"Azka lucu banget, gue pas pulang 'Mami, enggak boleh kerja lagi, pokoknya, aku ikut aku ikut'. Terus aku bilang, 'iya'. Sekarang setiap pulang sekolah Niki harus ada mukanya di rumah," ucap Nikita.

Diberitakan sebelumnya, Nikita Mirzani menjadi tersangka usai diduga melakukan penganiayaan terhadap Dipo Latief yang kini menjadi mantan suaminya.

Pihak Polres Jakarta Selatan menyerahkan Nikita Mirzani ke Kejari Jakarta Selatan pada 3 Februari 2020 karena berkas perkaranya telah lengkap alias P21.

Baca juga: Usai Ditahan Polisi 3 Hari, Nikita Mirzani Dapat Larangan dari Anaknya

Sebelum penyerahan itu, Nikita sempat ditahan polisi setelah dijemput paksa di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, pada 31 Januari 2020.

Permohonan Nikita Mirzani menjadi tahanan kota pun dikabulkan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Meski diperbolehkan pulang, Nikita tetap wajib lapor dua kali dalam seminggu dan tidak diperbolehkan beraktivitas di luar Jakarta.

Baca juga: Nikita Mirzani Beri Klarifikasi Terkait Drama Penangkapannya


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X