Kompas.com - 05/02/2020, 09:56 WIB
Widi Mulia dalam jumpa pers film Buku Harianku di CGV FX Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (4/2/2020). KOMPAS.com/IRA GITAWidi Mulia dalam jumpa pers film Buku Harianku di CGV FX Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (4/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Bro's Studio bersama Blue Sheep Entertainment mempersembahkan sebuah film keluarga berjudul Buku Harianku.

Film ini bercerita tentang Kila, seorang anak yang senang mencurahkan isi hatinya ke dalam buku harian. Suatu ketika, Kila dititipkan ke rumah kakeknya, Prapto di Sukabumi.

Di sana, Kila mendapat banyak teman baru salah satunya Rintik yang memiliki disabilitas tunawicara.

Baca juga: Widuri Putri Sasono Belajar Bahasa Isyarat demi Buku Harianku

Film Buku Harianku dijawadalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 12 Maret 2020 mendatang.

Berikut 4 fakta menarik tentang film Buku Harianku:

1. Diangkat dari lagu anak

Film yang digarap oleh sutradara Angling Sagaran itu awalnya adalah lagu milik penyanyi cilik Kila Putri Alam (10) dengan judul yang sama.

Baca juga: Film Buku Harianku Persatukan Dwi Sasono dengan Anak dan Istri

Sang produser Bobby Bossa mengatakan, mulanya dia sedang menggarap album musik untuk Kila, kemudian muncul keinginan untuk membuat sebuah film.

"Ini kecelakaan juga, awalnya mau bikin allbum Kila. Enggak kepikiran bikin film, terus ketemu Mas Alim (penulis skenario) langsung kita bikin filmnya," kata Bobby dalam jumpa pers peluncutan trailer dan poster film Buku Harianku di CGV FX Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (4/2/2020).

2. Dwi Sasono adu akting bareng anak dan istri

Artis peran Dwi Sasono ikut ambil bagian dalam film Buku Harianku. Yang menarik, Dwi juga beradu akting dengan sang istri, Widi Mulia juga anak mereka Widuri Puteri.

Baca juga: Buku Harianku, Lagu Anak yang Diangkat ke Layar Lebar

Film ini adalah kali pertama Dwi bermain bersama anak dan istrinya.

"Baru engeh juga ini pertama kali. Pastinya enggak nyangka dan memang seru melalui proses casting," kata Dwi Sasono.

Widuri mengaku kaget dan senang begitu mengetahui kedua orangtuanya ikut bermain dalam film tersebut.

"Aku juga kaget kalau ibu Widi sama bapak Dwi ikut main. Waktu casting aku berdoa biar dapet peran di filmnya," ucap Widuri.

Baca juga: Gina S Noer Membuat Hati Dwi Sasono Sesak Tak Karuan

"Waktu aku di rumah ibu telepon 'Widuri kamu dapat peran Rintik', ibu bapak juga main, aku langsung 'yes yes yes'," sambungnya.

3. Kepolosan Widuri

Widuri kebagian peran sebagai Rintik, seorang anak yang memiliki disabilitas tunawicara.

Dwi Sasono menceritakan aksi polos putrinya saat ditawari film itu.

Baca juga: Widi Mulia dan Dwi Sasono Beri Target pada Anak

"Jadi saya bilang ada tawaran film musikal 'cuma kakak jadi tunawicara. Dia 'haaah aku mau'," ucap Dwi.

"Saya tanya, tapi kakak tau tunawicara, dia enggak tahu, segitu polosnya dia. Dia enggak tahu tapi semangat," lanjutnya.

Widi menambahkan, bahkan Widuri sempat mempertanyakan cara berakting tanpa dialog.

Baca juga: Putri Mereka Main Film, Widi Mulia dan Dwi Sasono Jadi Mentor

"Saya tanya mau enggak dapat peran jadi anak enggak bisa bicara. Terus dia bingung 'ngapain aku main'? Karena dia tahunya ngapalin dialog," tambah Widi.

Meski demikian, pemeran Ara dalam film Keluarga Cemara itu mampu menerima tantangan berperan sebagai Rintik.

4. Widuri belajar bahasa isyarat

Untuk mendalami peran sebagai Rintik, Widuri harus belajar bahasa isyarat selama dua bulan.

Baca juga: Dwi Sasono Inginkan Suara yang Lebih Berat untuk Raja Kamandaka

"Ada sesinya, dan di sini Widuri jadi tunawicara. Jadi ada guru yang ajari khusus untuk dia latihan sesuai dengan dialog yang di film dan itu butuh waktu," ucap Dwi Sasono.

"Kalau kita diajarin dua bulan mungkin, tapi karena Kila dan Widuri di film ini akan berinteraksi dengan bahasa isyarat juga jadi ada pelatihan khusus," sambung Widi.

Meski membutuhkan proses, Dwi mengajarkan Widuri untuk berkomitmen dan bertanggung jawab atas pekerjaan yang dilakukannya.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X