Jaksa Minta Majelis Hakim Tolak Eksepsi Trio Ikan Asin

Kompas.com - 13/01/2020, 18:28 WIB
Sidang lanjutan kasus dugaan pencemaran nama baik trio ikan asin di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (13/1/2020). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIASidang lanjutan kasus dugaan pencemaran nama baik trio ikan asin di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (13/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) meminta majelis hakim agar menolak eksepsi yang diajukan oleh tiga terdakwa kasus dugaan pencemaran nama baik, yakni Pablo Benua, Rey Utami, dan Galih Ginanjar.

Dalam persidangan lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (13/1/2020), Jaksa Donny M Sany berpandangan, permintaan pihak terdakwa untuk memindahkan proses peradilan dari PN Jaksel ke PN Cibinong, Bogor tak punya dasar yang kuat.

Baca juga: Respons Galih Ginanjar Tahu Barbie Kumalasari Pilih ke Salon Ketimbang Hadiri Sidang

"Pengadilan Negeri dalam mengadili suatu perkara berlaku dalam Pasal 144 KUHAP, di mana ketentuan dalam pasal tersebut terdapat pengecualian Pengadilan Negeri dalam memeriksa dan mengadili suatu perkara," ucap Donny dalam persidangan.

Donny berpendapat, sejak awal ketiga terdawa menjalani proses penyelidikan di Polda Metro Jaya yang berada di kawasan Jakarta Selatan.

Lalu, sebanyak tujuh saksi yang ada di dalam BAP berdomisili di Jakarta Selatan.

Baca juga: Galih Ginanjar, Rey Utami, dan Pablo Benua Didakwa Langgar Kesusilaan hingga Menghina

Sementara, lanjut Donny, saksi-saksi lain yang tak berdomisili di Jakarta Selatan ternyata lebih dekat ke PN Jakarta Selatan ketimbang PN Cibinong.

"Kami jaksa penuntut umum sangat tidak sependapat, karena kuasa hukum (terdakwa) telah keliru, di mana kuasa hukum telah mencampuradukkan kedudukan saksi dan terdakwa dalam persidangan," ucap Donny.

Donny pun ingin majelis hakim berpendapat demikian seperti jaksa yang menolak eksepsi tersebut.

Baca juga: Galih Ginanjar Jadi Sasaran Candaan Hakim Usai Sidang Kasus Ikan Asin

Pihak Pablo, Rey, dan Galih sendiri beralasan pemindahan proses peradilan dari PN Jakarta Selatan ke PN Cibinong karena lebih banyak saksi yang berdomisili di daerah Bogor dan sekitarnya.

Ada pun persidangan bakal dilanjutkan kembali pekan depan pada 20 Januari 2020.

Sidang selanjutnya beragendakan putusan sela majelis hakim atas eksepsi terdakwa trio ikan asin.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X