Kucumbu Tubuh Indahku dan Ambu Wakili Indonesia di Festival Film Asia Pasifik

Kompas.com - 02/01/2020, 22:35 WIB
Film Kucumbu Tubuh Indahku dan Ambu wakili Indonesia di ajang APFF ke-59 di Makau Skytree Pictures, Ivy League MusicFilm Kucumbu Tubuh Indahku dan Ambu wakili Indonesia di ajang APFF ke-59 di Makau

JAKARTA, KOMPAS.com - Film Kucumbu Tubuh Indahku bakal mewakili Indonesia dalam ajang Festival Film Asia Pasifik ( APFF) ke-59 yang akan dihelat di Makau, 7-9 Januari 2020.

Film besutan Garin Nugroho tersebut dipilih oleh Persatuan Perusahaan Film Indonesia (PPFI) mewakili Indonesia bersama dengan film Ambu.

“Pemilihan dua film itu kami lakukan dengan pertimbangan matang. Karena saat ini, kedua film itu yang paling dekat mewakili ke-Indonesia-an dunia film kita,” kata Sekjen PPFI, Zairin Zain sebagaimana dikutip dari Antaranews, Kamis (2/1/2020).

Baca juga: Diboikot Kanan Kiri, Kucumbu Tubuh Indahku Akhirnya Bergelora di FFI 2019

Menurutnya, kedua film itu memiliki pendekatan seni kreatif yang berbeda. Oleh karenanya, keduanya terpilih untuk mewakili Indonesia di ajang APFF ke-59.

Kucumbu Tubuh Indahku dinilai tak hanya menampilkan gambar yang estetik, namun juga membeberkan salah satu sub-budaya soal kompleksitas seksualitas dengan pendekatan simbolis.

Sedangkan film Ambu dinilai mewakili persoalan alkukturasi suku Badui, salah satu suku yang yang paling ketat berinteraksi dengan budaya luar.

Selain kental dengan pengenalan budaya Indonesia, Ambu juga dinilai memiliki cerita menarik yang dikemas dengan sinematografi yang menawan.

Baca juga: Film Ambu, Angkat Konflik Ibu-Anak dengan Latar Budaya Baduy

Sutradara film Ambu, Farid Dermawan mengaku merasa terhormat film perdananya dapat menjadi wakil Indonesia di APFF.

“Jadi tema (Ambu) itu universal, dengan balutan Indonesia. Itulah sebabnya, terlepas dari hasilnya bagaimana, saya merasa sangat bangga (bisa mewakili Indonesia)," kata Farid.

Keikutsertaan Indonesia di ajang APFF tidak terlepas dari sejarah PPFI sebagai salah satu pendiri sekaligus anggota dari Federation of Motion Pictures Producers in Asia Pacific (FPA) yang didirikan tahun 1953.

Pahun 1954, FPA mulai menyelenggarakan APFF di Tokyo, dan diselenggarakan setiap tahun secara bergilir di 22 negara anggota.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X