Ratna Sarumpaet: Kualitas Saya sebagai Aktivis Enggak Berhenti

Kompas.com - 26/12/2019, 21:16 WIB
Terdakwa kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Kamis (11/7/2019). Majelis Hakim menjatuhkan hukuman dua tahun penjara terhadap Ratna Sarumpaet. ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWANTerdakwa kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Kamis (11/7/2019). Majelis Hakim menjatuhkan hukuman dua tahun penjara terhadap Ratna Sarumpaet.

JAKARTA, KOMPAS.com - Aktivis Ratna Sarumpaet mengatakan akan terus mengkritik kebijakan-kebijakan yang menurut pandangannya salah.

Ia pun tak gentar meski sempat mendekam di Lapas perempuan kelas II A Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Katanya, kebiasaan mengkritik sudah tidak bisa diubah.

"Ya sebagai aktivis itu enggak bisa diubah ya, sudah tabiat saya," ujar Ratna Sarumpaet saat ditemui di kediamannya, Kampung Melayu Kecil, Jakarta Selatan, Kamis (26/12/2019).

Baca juga: Ratna Sarumpaet Mengaku Salah Masuk Tim Pemenangan Prabowo

Ia menceritakan pengalamannya saat mendekam di penjara.

Ratna mengaku membantu banyak orang ketika ia mendekam di Rutan Polda Metro Jaya.

"Di penjara di Polda juga banyak yang saya bantu, artinya kualitas saya sebagai aktivis enggak berhenti di mana pun saya berada," kata Ratna.

Baca juga: Bebas dari Penjara, Ratna Sarumpaet Rilis Buku Autobiografi Tahun Depan

Ratna Sarumpaet bebas bersyarat setelah terjerat kasus penyebaran berita bohong.

Adapun, Ratna Sarumpaet dikenal publik sebagai aktivis karena pernyataan-pernyataan yang keras dalam mengkritik suatu kebijakan.

Selain itu, Ratna juga terkenal dengan pementasan monolog "Marsinah Menggugat" yang banyak dicekal di sejumlah daerah pada era administrasi orde baru.

Ratna Sarumpaet mendirikan Sarumpaet Crisis Centre sebagai bantuan bagi masyarakat dalam menghadapi masalah, khususnya dalam menghadapi rencana penaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada 1 April 2012.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X