Buntut Perseteruan dengan Scooter Braun, Taylor Swift Isyaratkan Bikin Label Sendiri

Kompas.com - 13/12/2019, 13:50 WIB
Taylor Swift menyanyikan lagu Lover di MTV Video Musik Awards, Senin (26/8/2019). Dok. MTVTaylor Swift menyanyikan lagu Lover di MTV Video Musik Awards, Senin (26/8/2019).

KOMPAS.com - Penyanyi Taylor Swift beri isyarat bakal membuka label sendiri setelah perseteruannya dengan Scooter Braun terkait hak cipta atas musik-musiknya.

Awal tahun 2019, pelantun “Lover” ini diketahui memang marah dan mengkritisi Braun karena membeli label rekaman lamanya, Big Machine beserta hak atas katalog lagu dari enam album lamanya.

“Demi Tuhan, saya harus dibayar mahal untuk itu semua! Apapun yang merupakan pekerjaan saya adalah pilihan untuk dijual tetapi tidak ada yang diberikan padaku,” kata Taylor Swift sebagaimana dilansir dari NME, Jumat (13/12/2019). 

Baca juga: Lagi, Forbes Tetapkan Taylor Swift sebagai Musisi Terkaya

“Alasan saya merekam ulang musikku tahun depan adalah karena saya ingin musikku tetap hidup. Ya, saya ingin itu ada di film, saya ingin menjadi komersil tetapi saya hanya ingin memilikinya,” kata Taylor Swift melanjutkan.

Menurut Swift, ia ingin kembali mengambil apa yang menjadi hakknya dengan merekam kembali musiknya.

“Rasanya seperti mendapatkan kebebasan dan mengambil apa yang memang menjadi milik mu. Ketika saya membuat (lagu-lagu itu), saya tidak tahu jadinya akan seperti apa,” ujarnya.

“Mengetahui kalau itu sangat penting bagi banyak orang, adalah sebuah perayaan yang indah bahwa penggemar mengapresiasi musik mu,” ujar Swift lebih lanjut.

Baca juga: Taylor Swift Pecahkan Rekor Michael Jackson di American Music Awards 2019

Kemudian, Swift membagikan perasaannya kembali bermusik setelah peristiwa tak menggenakan dengan Scooter Braun.

Ia mengungkapkan, butuh energi ekstra untuk kembali membuat musik setelah merasa disakiti.

“Saya tahu betapa pentingnya, ketika kamu memiliki andil dalam karir seseorang. Dan saya tahu bagaimana rasanya apabila seseorang itu tidak baik,” ujarnya.

Diketahui, bulan lalu, Taylor Swift menuding Scooter Braun dan Borchetta melarangnya membawakan lagu-lagu lamanya saat akan tampil di American Music Awards (AMAs) 2019.

Sebab, Braun membeli label lama tempat Swift bernaung, yakni Big Machine.

Namun, Braun dan Brochetta membantah tudingan Taylor Swift tersebut.

Baca juga: Masuk Nominasi Golden Globes 2020, Taylor Swift: So Cool

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Sumber NME
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X