Ranty Maria Kesulitan Jalani Pekerjaan sebagai Dubber

Kompas.com - 06/12/2019, 13:03 WIB
Pesinetron Ranty Maria saat ditemui seusai launching poster dan trailer film Titus, MNC, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (5/12/2019). KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISIPesinetron Ranty Maria saat ditemui seusai launching poster dan trailer film Titus, MNC, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (5/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemain sinetron Ranty Maria menjadi penyulih suara atau dubber untuk film animasi Titus Mystery of The Enygma.

Saat menjadi penyulih suara, Ranty merasa kesulitan lantaran ini merupakan pengalaman pertamanya.

"Ini pengalaman pertama aku," ungkap Ranty Maria saat ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (05/12/19).

Baca juga: Isi Soundtrack Film Titus, Rahang Glenn Samuel Kram Selama 30 Menit

Mantan kekasih Ammar Zoni itu mengatakan harus menjaga kestabilan suaranya selama 13 jam saat menjadi penyulih suara.

"Aku datang jam 9 pagi selesai jam 10 malam, cuma break makan siang dan makan malam, kayak 10 menit (istirahat) sisanya dubbing," katanya.

Selain itu, kesulitan lain yang dialaminya adalah membangun karakter yang dimainkan. Pasalnya suara tokoh yang dimainkan bertolak belakang dengan karakter yang dimilikinya.

Baca juga: Gara-gara Titus, Glenn Samuel Dihadapkan dengan Genre Musik Berbeda

"Jadi sebenarnya Fyra itu benar-benar beda dari Ranty, karena Ranty tuh enggak tomboi, apalagi Fyra itu tegas dan to the point, jadi sebenarnya susah banget buat aku untuk bangun karakter dia," ucapnya.

Meski begitu, perempuan 20 tahun itu mengaku senang bisa terlibat di film animasi yang diproduksi MNC Picture itu.

"Sebenarnya aku enggak ada belajarnya dulu karena semuanya dadakan, paling kayak napasnya, penggalan-penggalannya (belajar dadakan). Struggling, tapi seru," ucapnya.

Baca juga: Ranty Maria Sulit Keluarkan Airmata Saat Shooting Cahaya Terindah

Film animasi Titus ini bercerita tentang Titus sebagi tikus detektif yang sangat menyukai enigma.

Ia bersama kedua temannya berusaha membongkar kejahatan yang terjadi di kota Steamburg.

Salah satu musuh terbesar mereka adalah kucing bernama Bulpan.

Untuk menyembunyikan kejahatan yang dilakukan Bulpan, dirinya memiliki profesi lain, yaitu sebagai pebisnis properti dan energi hingga sosoknya terkenal di kota Steamburg.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X