Sidang 7 Kali Ditunda, Keluarga Zul Zivilia Tekor Beli Tiket Pesawat

Kompas.com - 03/12/2019, 07:30 WIB
Terdakwa Zul Zivilia atas dugaan kasus kepemilikan dan penyalahgunaan narkoba saat ditemui seusai sidanh tuntutan di Pengadilan Jakarta Utara, Senin (2/12/2019). KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISITerdakwa Zul Zivilia atas dugaan kasus kepemilikan dan penyalahgunaan narkoba saat ditemui seusai sidanh tuntutan di Pengadilan Jakarta Utara, Senin (2/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Terdakwa Zul Zivilia atas kasus dugaan kepemilikan dan penyalahgunaan narkoba angkat bicara soal ekonomi keluarganya saat ini.

Pelantun Aishiteru itu menceritakan, gara-gara sidang terus ditunda, keluarganya harus berulang kali mengeluarkan biaya untuk tiket prsawat. 

"Untuk tiket pulang pergi Rp 6 juta per bulan, belum lain-lain," ungkapnya saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Senin (2/12/2019). 

Baca juga: Zul Zivilia Ciptakan Lagu Cijago di Dalam Penjara, Curhat?

Istri Zul, Retno berdomisili di Selayar, Sulawesi Selatan.

Untuk menghadiri sidang Zul, sang istri terpaksa menggunakan uang tabungan.

Ayah Retno, Andi Bachtiar merupakan kuasa hukum Zul dalam kasus tersebut.

Berada di dalam penjara membuat Zul tak bisa mencari nafkah.

Padahal, ia butuh biaya untuk sekolah anak.

Baca juga: Tujuh Kali, Sidang Tuntutan Zul Zivilia Ditunda Lagi

"Sementara anak saya tuh sekolah, yang paling tua aja tuh Rp 2,3 juta sebulannnya," ungkap Zul.

Zul yakin bahwa cobaannya tersebut untuk melatih kesabarannya dan percaya rezeki sudah ada yang mengatur.

"Saya cuman memeberikan keyakinan kepada Allah bahwa tanpa kerja Allah memberikan rezeki," ucapnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X