Kompas.com - 29/11/2019, 13:37 WIB
Benazir Endang dan Ibunya saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (28/11/2019). KOMPAS.com/Revi C Rantung Benazir Endang dan Ibunya saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (28/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Istri muda Limbad yang bernama Benazir Endang menjadi sorotan belum lama ini.

Pasalnya, Benazir meminta pada Limbad untuk segera menemui dan menceraikannya.

Benazir menyebut sudah tidak tahan dengan teror yang dilayangkan oleh istri pertama Limbad, Susi Indrawati.

Baca juga: Setelah Dikabarkan Kritis, Kondisi Limbad Kini Sudah Membaik

"Ya saya berharap dengan kejadian ini master bicara atau ya menemui saya. Kalau tidak menemui saya, ya kirim lewat surat saja bahwa saya ingin berpisah," kata Benazir saat dijumpai di kawasan Tendean, Jakarta Selatan pada, Kamis (29/11/2019) malam.

Benazir Endang mengaku khawatir dengan teror yang dilayangkan istri pertama Limbad lantaran sudah menyangkut keselamatan anaknya.

Intimidasi dan teror ini pun, menurut dia, sudah cukup membuatnya tidak nyaman.

Baca juga: Meski Membaik, Kondisi Limbad Masih Mengkhawatirkan

"Ya saya karena kemarin masih sabar karena sudah enggak apa-apa, tapi ini kan menyangkut anak ya. Jadi saya sudahi aja," ucapnya.

"Ini kan menyangkut anak, memang mungkin ya Mbak Susi sampai kapan pun tidak bisa selesai," kata Benazir lagi.

Kisruh Benazir Endang dan Susi Indrawati bukan baru kali ini saja terjadi.

Baca juga: Limbad dan Aksi Ekstrem Berujung Kritis

Pada 2012 lalu, Susi Indrawati sempat melaporkan Limbad atas dugaan perselingkuhan dan perzinahan dengan Benazir. 

Kini, Benazir kembali muncul dengan pengakuan diteror.

Sementara hingga kini, Limbad masih bungkam dengan perseturuan Benazir dan Susi Indrawati.

Baca juga: Kondisi Masih Mengkhawatirkan, Limbad Tolak Masuk Rumah Sakit

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.