Cerita Pilu Ariel Tatum yang Sempat Ingin Sewa Pembunuh Bayaran

Kompas.com - 18/11/2019, 20:29 WIB
Ariel Tatum usai mempromosikan bisnis kue bolunya di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (25/2/2018). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGAriel Tatum usai mempromosikan bisnis kue bolunya di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (25/2/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Ariel Tatum menceritakan ia sempat ingin mencoba bunuh diri ketika mengidap penyakit mental, borderline personality disorder (BPD).

Bahkan, ia sempat berpikir untuk menyewa pembunuh bayaran.

"Iya benar karena pada saat itu aku merasa kayaknya kalau gue bunuh diri, keluarga gue sedih banget deh karena memang aku anaknya introvert, ke keluarga pun aku tertutup," ujar Ariel Tatum dalam tayangan Call Me Mel seperti dikutip Kompas.com, Senin (18/11/2019).

Baca juga: Ariel Tatum Tutup Kolom Komentar Instagram Bukan karena Sakit Hati...

Ariel menceritakan niat buruk itu terjadi saat ia mengidap BPD pada usia 13 tahun.

Namun, Ariel merasa bangga dan beruntung karena ia memiliki self awareness yang tinggi.

Dengan demikian, hal yang tidak diinginkan itu akhirnya tidak terjadi padanya.

Baca juga: Ariel Tatum Jadi Korban Bullying gara-gara Jadi Kekasih Cowok Idola

"Begitu aku merasa ada yang salah, aku langsung hubungi profesional health," kata Ariel.

Ia mengaku tidak malu mengakui kepada publik bahwa dirinya mengidap gangguan mental. 

Justru, menurut dia, publik harus semakin sering diberi edukasi mengenai kesehatan mental.

Baca juga: Romansa ke Masa Depan, Penantian Glenn Fredly Selama 9 Tahun hingga Gandeng Ariel Tatum

Ariel Tatum mengimbau tidak malu mengecek kesehatan mental.

"Kita harus bisa sadar sama diri kita sendiri dan tumbuhkan self awareness. Ketika kamu merasa kamu butuh bantuan, mungkin kamu bisa minta pertolongan profesional," ujar Ariel.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X