Lukman Sardi Bermain dengan Para Jenderal di Pementasan Sang Sukrasana

Kompas.com - 17/11/2019, 21:41 WIB
Lukman Sardi masih berkostum Sukrasana usai membawakan pementasan wayang orang di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Minggu (17/11/2019) KOMPAS.com/MELVINA TIONARDUSLukman Sardi masih berkostum Sukrasana usai membawakan pementasan wayang orang di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Minggu (17/11/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Aktor kawakan Lukman Sardi untuk pertama kalinya bermain wayang orang.

Meskipun ini pengalaman pertamanya menjadi wayang orang, Lukman Sardi mendapatkan kepercayaan menjadi tokoh utama, Sukrasana.

Ia mengaku butuh sekitar tiga bulan lamanya untuk persiapan bermain dalam wayang orang Sang Sukrasana.

Baca juga: Lukman Sardi: Selamat Bekerja Bro Wishnutama

"Jadi ada juga masa aku lebih ke (latihan) private karena, kan, aku belum pernah main wayang orang. Mungkin sekitar dua bulan, tiga bulan sih," ujar Lukman Sardi usai pementasan Sang Sukrasana di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Minggu (17/11/2019).

Dalam pementasan wayang orang yang disutradarai Nanang Ruswandi ini banyak juga pemerannya yang berasal dari kalangan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Lukman mengaku terkesima dengan bakat seni dari para jenderal TNI.

Baca juga: Lukman Sardi Dinobatkan sebagai Aktor Terbaik di Malaysia International Film Festival 2019

"Enggak ada masalah sih. Mereka mungkin kelihatannya wah ini TNI begitu, tetapi ternyata mereka juga punya jiwa seni yang kuat banget dan sangat komit begitu, latihan segala macam. Enggak melihat bahwa mereka tentara, ada yang jenderal segala macam," kata pria berusia 48 tahun tersebut.

Bapak tiga anak itu mengaku menikmati berlatih dan satu produksi dengan para tentara.

"Justru mereka menyenangkan sekali, fun yang enggak kebayang 'wih tentara kok bisa main wayang' dan fun banget," ujar Lukman Sardi.

Baca juga: Lukman Sardi Berusaha Imbangi Sikap Kritis Anaknya

Pementasan Wayang Orang Sang Sukrasana bercerita tentang kakak beradik, Sumantri dan Sukrasana.

Sukrasana sangat setia membantu kakaknya.

Namun, setelah berhasil mengunci hati Putri Dewi Citrawati dengan kesaktian Sukrasana, Sumantri justru malu dengan rupa adiknya.

Baca juga: Lukman Sardi Bangun Kedekatan dengan Anak agar Tak Melakukan Kekerasan

Sukrasana pada akhirnya diceritakan meninggal dunia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X