Atta Halilintar Kembali Jadi Sorotan, Dituduh Menistakan Agama dan Dicatut Namanya

Kompas.com - 15/11/2019, 10:13 WIB
YouTuber Atta Halilintar saat menggelar jumpa pers di Senayan City, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (26/9/2019). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG YouTuber Atta Halilintar saat menggelar jumpa pers di Senayan City, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (26/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - YouTuber Atta Halilintar diterpa beberapa masalah tak mengenakkan.

Diketahui, Atta baru saja dilaporkan atas dugaan penistaan agama oleh sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Lalu, nama YouTuber berusia 24 tahun ini juga dicatut oleh oknum tak bertanggungjawab untuk menagih utang. Berikut rangkumannya.

Baca juga: Reaksi Atta Halilintar Usai Dilaporkan atas Dugaan Penistaan Agama

1. Dilaporkan ke Polisi

Atta Halilintar dilaporkan ke polisi oleh sebuah LSM bernama KPK (Komunitas Pengawas Korupsi).

Laporan itu dibuat di SPKT Polda Metro Jaya, kawasan Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (13/11/2019).

Atta dilaporkan bersama dengan sebuah akun YouTube bernama Gunawan Swallow.

Laporan ini teregister dengan nomor LP/7322/XI/2019/PMJ/Dit. Reskrimsus tertanggal 13 November 2019.

Baca juga: Atta Halilintar Dilaporkan atas Dugaan Penistaan Agama, Berawal dari Video Lama

Dalam laporan yang tertera, Atta disangkakan Pasal 156 a dan UU ITE Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 a tentang dugaan penistaan agama.

Diketahui, laporan ini berawal dari sebuah video yang dibuat oleh Atta Halilintar dan adik-adiknya.

Video berdurasi 5 menit 46 detik itu berisi imbauan tentang hal-hal yang tak boleh dilakukan ketika beribadah.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X