Film Strong dan Cikal Juara di Police Movie Festival 2019

Kompas.com - 08/11/2019, 15:17 WIB
Malam Penghargaan Police Movie Festival 2019 di Djakarta Theater, kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (7/11/2019). Terlihat di dalamnya Irjen Pol. Muhammad Iqbal, Menteri Pariwisata & Ekonomi Kreatif Wishnutama, aktor Chicco Jerikho. KOMPAS.com/ANDIKA ADITIAMalam Penghargaan Police Movie Festival 2019 di Djakarta Theater, kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (7/11/2019). Terlihat di dalamnya Irjen Pol. Muhammad Iqbal, Menteri Pariwisata & Ekonomi Kreatif Wishnutama, aktor Chicco Jerikho.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ajang penghargaan perfilman Police Movie Festival (PMF) kembali digelar di Djakarta Theater, kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (7/11/2019).

Acara ini diselenggarakan oleh Divisi Humas Polri secara khusus untuk memberikan penghargaan kepada sineas untuk kategori film animasi dan film pendek.

Pada PMF tahun keenam ini, film berjudul "Strong" berhasil meraih juara pertama PMF 2019 untuk kategori film animasi.

Baca juga: Police Movie Festival Kembali Digelar

Sementara, untuk kategori film pendek disabet oleh film berjudul "Cikal".

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Muhammad Iqbal mengatakan, PMF menjadi wujud nyata kepedulian lembaga kepolisian dengan komunitas perfilman serta masyarakat untuk bersama-sama membangun situasi dan stabilitas keamanan melalui film.

"Sinergi dan soliditas adalah formula yang tepat, karena dengan melihat konteks perubahan yang dihadirkan oleh revolusi industri 4.0 maka lanskap keamanan juga menjadi kebutuhan dan kewajiban bersama, sehingga perlu dihadirkan melalui program dan kegiatan yang sesuai tren masyarakat," ucap Iqbal dalam sambutannya di pembukaan PMF 2019 di Djakarta Theater, Kamis.

Baca juga: Chiccko Jerikho dan Anggy Umbara Jadi Juri Police Movie Festival 5

"Salah satunya (lewat) film pendek dan film animasi," tambah Iqbal.

Sementara itu, AKP Hasby Ristama selaku Ketua Pelaksana PMF mengatakan, pergelaran kali ini mengusung tema Together We Are Strong.

Hasby berujar, tema ini sebagai bentuk mendorong mutu perfilman Indonesia.

"Perjalanan cukup panjang, tidak mungkin enggak bisa kalau enggak dibantu. Sampai tahun keenam perubahannya sangat signifikan dan teknik animasinya juga semakin meningkat," ucapnya.

Baca juga: Ingin Dicintai Masyarakat, Mabes Polri Gelar Police Movie Festival

"Semakin banyak yang bertarung (berkompetisi) tentu semakin baik mutunya, jadi semakin bagus ekonomi kreatif," sambungnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X